Wisman Cruise MS Amsterdam Kagumi Borobudur

Wisman Cruise MS Amsterdam Kagumi Borobudur

Para wisatawan asing menikmati panorama alam yang terdapat di Candi Borobudur

(rel/eal)

Minggu, 28 Februari 2016 | 14:35

Analisadaily (Semarang) - Satu demi satu kapal pesiar besar berpenumpang wisatawan mancanegara menambatkan tali ke Semarang, Jawa Tengah.

Pekan ini, tepatnya tanggal 25 Februari lalu, MS Amsterdam yang mengangkut 1.653 wisatawan, merapat di Pelabuhan Tanjung Emas dan bersandar hampir setengah hari di sana.

"Deregulasi soal cabotage untuk cruise mulai berdampak positif," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Kapal berbendera Belanda dengan Captain Jonathan Mercer dari Holland American Line, sudah rutin membawa wisman ke Jawa Tengah. Kru kapal juga terbilang banyak, yakni 600 orang yang menjalankan dan memberi pelayanan di kapal sepanjang 238 meter itu.

Usai bersandar, tour operator yang menjadi joint MS Amsterdam langsung membawa para wisatawan meluncur ke tiga titik.

Lokasi pertama yang dituju tentu saja ikon Indonesia, Candi Borobudur, yang terletak di Kota Mungkid, Kabupaten Magelang.

Para wisatawan asal negeri kincir angin itu terlihat keluar pelabuhan dan langsung menuju Ring Road Utara Semarang, masuk ke Tol Manyaran hingga tembus ke Bawen. Di kiri kanan jalur tol itu atraksi pemandangan hijau cukup menyejukkan mata para wisatawan tersebut.

Jalan tol Seksi C Semarang yang membelah bukit-bukit di Karang Rejo, Jangli sampai Tembalang, juga cukup menyenangkan. Belum lagi hutan pinus Penggaron, bukit-bukit Ungaran sampai ke kebun kopi Bawen, memberi kesan yang cukup asyik.

"Overland di jalur itu sudah atraksi tersendiri. Alamnya cukup bagus, saya yakin itu membawa kesan yang baik bagi wisman," tambah Arief Yahya.

Memasuki Ambarawa, masih ada atraksi kiri kanan jalan yang menakjubkan. Ada benteng bekas peninggalan Belanda yang memanjang di sebelah kanan ring road Ambarawa. Ada pula persawahan menghijau di sayap kiri dan berujung dengan Rawa Pening.

"Inilah yang sering saya bilang, kelebihan overland adalah berwisata di perjalanan dan asyik di tempat tujuan," kata Mantan Dirut PT Telkom ini.

Hanya selepas Ambarawa sampai Magelang yang jalannya padat merayap. Tetapi pemandangan kiri kanan, kombinasi antara sawan, ladang dan perbukitan, masih tetap menggoda. Termasuk background Gunung Merbabu, Gunung Merapi dan Gunung Telomoyo yang begitu eksotis.

Begitupun di sebelah kanan setelah Secang, ada Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang meruncing di atasnya.

"Ada juga yang hanya mengikuti Semarang Sights, melihat-lihat kota Semarang. Tlogo Agro Highland bagi yang tidak terlalu ingin ke Candi Borobudur. Mereka happy dan kagum dengan Borobudur, karya budaya yang amat besar dan hebat," ujar Prasetyo Ariwibowo, Kepala Dinas Pariwisata Jawa Tengah, Minggu (28/2).

(rel/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar