Wartawan Tidak Hanya Dituntut Kompeten, Juga Beradaptasi Terhadap Perubahan

Wartawan Tidak Hanya Dituntut Kompeten, Juga Beradaptasi Terhadap Perubahan

Ketua PWI Sumu, Hermanshah

(hers/rzd)

Sabtu, 16 November 2019 | 22:37

Analisadaily (Medan) - Di era industri 4.0 saat ini, merupakan senjakala media massa, khususnya cetak, di mana sejumlah media mengalami penurunan oplah atau tiras penjualan ke publik.

Demikian dikatakan Ketua PWI Sumut, Hermanshah, dalam kegiatan ‘Kemah Kerja Jurnalistik (KKJ) bagi Jurnalis Kampus’ yang digelar Kantor Humas, Protokoler, dan Promosi USU di Niagara Parapat.

Menurut Herman, sapaan akrabnya, hal ini akibat maraknya media sosial (medsos) dan lainnya, sehingga menggerus keberadaan media cetak.

"Kondisi ini merata mulai dari daerah hingga nasional, bahkan di internasional seperti di negara Korea Selatan," katanya, Sabtu (16/11).

Disebutkan Herman, hal ini merupakan tantangan berat bagi media cetak untuk terus bertahan dan tetap terbit menyapa pelanggannya.

Karenanya, agar media cetak bisa bertahan, di sejumlah negara maju, termasuk Korea, mulai bermetamorfosis menciptakan kemampuan inovasi teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan seluruh proses bisnis korporasi.

Kondisi tersebut melahirkan fenomena industri baru dengan meleburnya batas antara berbagai jenis media massa seperti koran, majalah, radio, televisi dan film yang semuanya bisa hadir bersama dalam satu ruang, yang difasilitasi internet melalui kemudahan akses digital.

"Kesemuanya disebut konvergensi media. Jika ini dilakukan, akan mengurangi tekanan derasnya digitalisasi di media 4.0," sebutnya.

Hal itu menyebabkan ancaman pengangguran akibat otomisasi, kerusakan alam akibat eksploitasi industri, dan maraknya hoaks akibat mudahnya penyebaran.

Ke depannya perlu peningkatan SDM wartawan sebagai kunci menghadapi perubahan cepat era revolusi industri 4.0. Selain menyiapkan kemajuan teknologi, juga mutlak pengembangan SDM.

"Wartawan dituntut tidak hanya kompeten, juga harus mampu beradaptasi terhadap perubahan  cepat yang terjadi," tegasnya.

(hers/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar