Warga Medan Keluhkan Jalan Rusak dan Berlubang

Warga Medan Keluhkan Jalan Rusak dan Berlubang

Jalan rusak dan berlubang di kawasan Jalan Timor (sebelah Nomensen), Senin (17/7).

(aa/rzp)

Senin, 17 Juli 2017 | 14:02

Analisadalily (Medan) - Kerusakan jalan yang sudah bertahun-tahun di Kota Medan, tak kunjung diperbaiki. Hal ini terlihat dari banyak kerusakan di sejumlah titik, kerusakan didominasi lubang-lubang yang cukup besar.

Pantauan Analisadalily.com, Senin (17/7), sejumlah jalan yang rusak didominasi akibat aspal mengelupas dan membentuk kubangan dengan diameter yang besar.

Salah satunya di Jalan Timor (samping Universitas HKBP Nomensen), Kecamatan Medan Timur. Warga sekitar berinisiatif memperingati pengendara dengan meletakan ban bekas sebagai penanda.

"Kalau jalan ini sudah lama rusak, namun belum pernah diperbaiki. Apalagi jalan ini ramai dilalui kendaraan, bahkan pengendara motor sering jatuh," kata salah satu warga setempat, Iwan.

Jalan rusak dan berlubang di kawasan Jalan Muchtar Basri, Senin (17/7). (aa)

Jalan rusak dan berlubang di kawasan Jalan Muchtar Basri, Senin (17/7). (aa)

Ia menambahkan, saat musim hujan kondisi jalan semakin sulit. Pasalnya lubang jalan tertutup genangan air.

"Kalau hujan makin parah, soalnya lubangnya dalam terus ada air jadi tidak nampak. Udah kayak kubangan kerbau aja ini," ungkapnya.

Tidak hanya itu, di Jalan Muhctar Basri, Kecamatan Medan Timur, yang kondisinya juga tidak jauh berbeda. Bahkan lebih parah dengan kerusakan yang merata sepanjang 1 km.

"Jalan ini udah lama rusak tidak pernah diperbaiki. Sepertinya pemerintah tak peduli. Masa jalan seperti Jalan Cirebon dan Jalan Merak Jingga yang masih bagus baru di aspal, tapi jalan kami nggak di aspal (Muchtar Basri). Seolah-olah pemerintah pilih kasih," ucap Joko, salah satu warga sekitar.

(aa/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar