Warga Medan Diajak Jadikan 1 Muharam Momentum Muhasabah

Warga Medan Diajak Jadikan 1 Muharam Momentum Muhasabah

Dzikir dan Budaya Tabligh Akbar di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Minggu (1/9)

(jw/rzd)

Minggu, 1 September 2019 | 16:30

Analisadaily (Medan) - Pemerintah Kota Medan memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriah dengan Dzikir dan Budaya Tabligh Akbar. Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, bersama sekitar 7.000 warga khusyuk berdzikir di Lapangan Merdeka.

Dalam sambutannya, Eldin mengajak semua yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, sebab sampai saat ini semua masih diberi nikmat kesehatan sehingga dapat melaksanakan segala aktivitas dengan baik.

"Alhamdulillah, Kota Medan hingga kini selalu aman dan kondusif. Dengan senantiasa bersyukur, Allah SWT akan terus menambah nikmat-Nya kepada kita semua," kata Eldin, Minggu (1/9).

Eldin berharap agar Tahun Baru Islam dapat dijadikan momentum bagi seluruh umat Islam di Kota Medan untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri). Muhasabah yang dilakukan bisa muhasabah spritual, sosial, dan politik.

"Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini momentum sebagai titik awal untuk melakukan aneka perbaikan bidang spritual, sosial dan politik," ujarnya.

Eldin tak lupa mengingatkan agar semua terus meningkatkan rasa soliditas dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, dengan membangun komitmen untuk senantiasa saling berbagi dan tolong menolong antar sesama warga.

"Jangan mengaku sebagai yang Pancasilais jika masih ada saudara kita yang menderita akibat kemiskinan, kelaparan dan beragam bentuk penderitaan lainnya," tegasnya.

Eldin juga mengimbau seluruh jemaah yang hadir untuk tidak cepat mempercayai berita-berita yang diterima, terutama dari media sosial. Hendaknya berita itu lebih dahulu dipastikan dulu kebenarannya.

"Pastikan dulu kebenaran berita yang diterima tersebut. Jangan langsung percaya, apalagi sampai ikut menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya," imbaunya.

Ustaz KH Muhammad Cholil Nafis dalam tausiahnya menceritakan tentang perjalanan hijrah Nabi Besar Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah, juga menegaskan akan pentingnya menegakkan kedamaian dan keadilan seperti yang selalu dilakukan Rasullah semasa hidupnya.

"Untuk itu sepulang dari tempat ini, mari kita isi kehidupan kita dengan kebaikan," pesannya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar