Warga Komplek Pemda Selayang Dihebohkan Penemuan Jasad Wanita Gantung Diri

Warga Komplek Pemda Selayang Dihebohkan Penemuan Jasad Wanita Gantung Diri

Penemuan jasad wanita gantung diri di komplek Pemda Selayang, Senin (5/8)

Senin, 5 Agustus 2019 | 11:29

Analisadaily (Medan) - Warga dihebohkan dengan penemuan seorang wanita gantung diri di sebuah pohon yang berada di Komplek Pemda, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Tuntungan.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di sebuah pohon menggunakan seutas tali nilon.

Saksi mata, yang merupakan tetangga korban, Joni Sitanggang mengatakan, korban diduga bunuh diri, dan aksi yang dilakukan korban diketahui dari anaknya, yang saat itu sedang menyapu halaman rumah.

"Tadi, anak saya yang kabari kalau korban itu gantung diri, kebetulan setiap pagi anak saya menyapu halaman rumah sebelum berangkat ke sekolah," kata Joni, Senin (5/8).

"Setahu saya, korban itu baru empat bulan tinggal di rumah yang dikontrakkan itu," sambungnya.

Warga yang melihat korban sudah tidak bernyawa karena gantung diri, kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi korban.

Kepala Lingkungan IX, Kelurahan Selayang Kecamatan, Medan Tuntungan, Roni (40) mengatakan, sebelumnya keluarga korban kurang harmonis karena masalah ekonomi.

"Korban bunuh diri itu diketahui bernama Florentina br Sagala (49). Menurut petugas jaga malam, sekitar pukul 05.00 WIB belum ada kejadian. Mungkin kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB," ucapnya.

Roni menceritakan, sebelumnya korban sempat mengurus data-data anaknya yang mau berangkat ke Malaysia. Karena data-data anaknya belum lengkap, tidak jadi berangkat.

Anak korban yang laki-laku hendak berangkat ke Malaysia sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lewat salah satu perusahaan. Visa anak korban sudah diurus. Sementara data-datanya belum lengkap.

"Kemungkinan, karena itu, anaknya batal berangkat ke Malaysia," jelas Roni.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit menggunakan mobil aambulans milik RSUP Haji Adam Malik Medan.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar