Warga Binjai Gusar, Listrik Padam Hingga 3 Jam

Warga Binjai Gusar, Listrik Padam Hingga 3 Jam

Seorang anak sedang belajar menggunakan lampu penerangan seadanya, Jumat (19/5)

(Wa/csp)

Jumat, 19 Mei 2017 | 20:29

Analisasaily (Binjai) - Kegusaran dialami warga Kota Binjai, menyusul padamnya aliran listrik di beberapa kelurahan, Jumat (19/5). Tidak tanggung-tanggung, pemadaman listrik bahkan berlangsung hingga lebih dari tiga jam.

Seperti yang terjadi di sepanjang kawasan pemukiman Jalan Letjen Djamjn Ginting, Kelurahan Rambung Dalam, dan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan. Di dua kelurahan ini, pemadaman terjadi mulai pukul 14.30 wib hingga 16.45 wib.

Kondisi tersebut sangat dikeluhkan warga, terutama para pemilik usaha kecil, maupun ibu rumah tangga. Sebab mereka tidak bisa beraktifias, menyusul tidak bisa digunakannya sebagian besar peralatan eletronik.

"Susah kalau sudah mati lampu. Mau apa-apa pun kita jadi susah dibuatnya," seru Tika (28), salah seorang ibu rumah tangga warga setempat kepada Analisadaily.com.

Pemadaman listrik yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, turut memicu kekhawatiran warga, terutama Umat Islam, yang sebentar lagi akan menghadapi Bulan Suci ramadhan 1438 Hijriah.

Pasalnya, pemadaman listrik secara bergilir oleh PT PLN (Persero) di Kota Binjai, justru mulai rutin terjadi dalam beberapa hari terakhir, termasuk Mei 2017. "Jelas saja kita khawatir. Kalau sampai mati lampu bulan puasa, terutama pada pagi dan malam hari, sudah pasti mengganggu ibadah," terang Ridwan (45), seorang warga.

Terkait permasalahan itu, Manajer PT PLN Kota Binjai, Lelan Hasibuan mengatakan, pemadaman listrik bergilir terpaksa dilakukan, menyusul adanya defisit daya listrik pada beberapa wilayah di Sumatera Bagian Utara.

"Memang ada pemadaman di beberapa lokasi, dan itu kita lakikan akibat adabya defisit daya pada pembangkit," katanya, lewat pesan singkat atau sort message service dari via telepon.

Lebih lanjut Lelan mengutarakan, pemadaman kemungkinan masih akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan, menyusul adanya pemeliharaan sistem pembangkit dan jaringan listrik.

"Jadi, pemeliharaan sengaja kita lakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan terjadinya gangguan saat Bulan Suci Ramadan," terangnya.

Atas dasar itu pula, Lelan turut memohon maaf atas ketidaknyamanan seluruh pelanggan PT. PLN Kota Binjai, sembari berharap warga bisa memahami kondisi yang terjadi selama ini.

(Wa/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar