Wanita Didorong Kembangkan Bisnis Lewat Media Sosial

Wanita Didorong Kembangkan Bisnis Lewat Media Sosial

Editorial Director Prana Group, Editor In Chief Femina, Petty S Fatimah dalam workshop masterclass bertema 'Luaskan Pasar Lokal dan Global dengan Menguasai Pemasaran Digital' di Medan, Kamis (22/8)

(rzp/csp)

Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:30

Analisadaily (Medan) - Banyak media sosial di era modern saat ini yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbisnis, terutama pada wanita yang mengembangkan bisnis dengan media sosial.

Editorial Director Prana Group, Editor In Chief Femina, Petty S Fatimah mengatakan, media sosial seperti Facebook dan Instagram telah turut berperan mengembangkan usaha kecil dan menengah.

"Bahkan banyak wanita wirausaha bermunculan dengan menggunakan media sosial untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka," kata Petty dalam workshop masterclass bertema 'Luaskan Pasar Lokal dan Global dengan Menguasai Pemasaran Digital' di Medan, Kamis (22/8).

Berdasarkan hasil studi Facebook bersama YouGov pada 2016, sebanyak 9 dari 10 wanita di Indonesia ingin memulai bisnis sendiri.

Jika para wanita ini berhasil memulai dan mengembangkan bisnisnya, maka terdapat potensi bertumbuhnya 3.8 juta bisnis dan 13.2 juta lapangan pekerjaan baru yang akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia di tahun 2021.

Untuk mewujudkan potensi tersebut dan melihat pentingnya Facebook dan Instagram untuk bisnis, maka Femina lewat program Wanita Wirausaha Femina bekerjasama dengan Facebook #SheMeansBusiness workshop.

"Acara ini juga dilakukan di 5 kota yang ada di Indonesia, Medan, Bandung, Kupang, Gorontalo, dan Palembang," ucapnya.

Petty menjelaskan, topik-topik yang dibahas dalam workshop mulai dari pemasaran online, optimalisasi Halaman Bisnis Facebook, konten kreatif, hingga Instagram untuk Bisnis.

"Kita sudah sangat mengenal Facebook dan Instagram untuk social networking. Melalui program pelatihan bersama Facebook ini, kami ingin memahirkan skill penggunaan media sosial dan marketing digital secara umum untuk bisnis. Produk bisa dikenal secara meluas hingga ke luar negeri dengan cara efektif dan efisien," jelasnya.

Program Femina dan Facebook didukung Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional yang memberikan insight dan informasi mengenai tata cara ekspor, termasuk pasar-pasar baru non tradisional yang bisa menjadi tujuan ekspor nasional.

"Di Facebook, kami percaya saat perempuan berhasil, kita semua menang. Tujuan kami jelas, mendorong potensi para perempuan untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian dan menumbuhkan komunitas wirausaha lebih beragam," terang Petty.

Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia, Ruben Hattari menambahkan, #SheMeansBusiness adalah sebuah inisiatif yang digagas Facebook untuk menginspirasi, mendukung, melatih, dan merayakan para perempuan wirausaha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Melalui kerja sama yang dibangun antara #SheMeansBusiness dan Femina, kami berharap dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan serta teknologi yang dibutuhkan oleh para perempuan wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka," tambahnya.

Dalam workshop yang digelar di Medan tersebut diikuti oleh sekitar 120 wanita wirausaha dengan beragam jenis usaha. Workshop itu disampaikan oleh pelatih-pelatih dari Facebook di Indonesia.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar