Walikota Medan dan Istri Berpose Bak Dilan-Milea

Walikota Medan dan Istri Berpose Bak Dilan-Milea

Walikota Medan, Dzulmi Eldin, dan istri saat meresmikan stand pameran di lahan eks Taman Ria, Medan, Sabtu (3/3)

(aa/eal)

Sabtu, 3 Maret 2018 | 16:37

Analisadaily (Medan) - Usai pawai ta'aruf dalam rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-51 tingkat Kota Medan tahun 2018, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, meresmikan stand pameran di lahan eks Taman Ria, Medan, Sabtu (3/3).

Dari 36 stand yang dipamerkan, pengunjung sangat tertarik mendatangi stand Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan. Pasalnya, stand ini memajangkan sejumlah mobil dan sepeda motor tua dari berbagai merek yang usianya sudah puluhan tahun.

Jenis mobil dan sepeda motor 'jadul' itu diantaranya Jeep Willis buatan Amerika Serikat tahun 1947 dan 1956. Kemudian sepeda motor CB Gelatik tahun 1972, Honda Cup produksi tahun 1973 yang dikenal dengan sebutan Astuti namun telah dimodifikasi sehingga terlihat menarik.

Tak pelak kehadiran mobil dan sepeda motor tua itu menarik perhatian para pengunjung, termasuk Walikota Medan yang didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan, Rita Maharani.

Bahkan, Eldin sempat menaiki sepeda motor CB Gelatik seperti yang dikendarai tokoh utama dalam Film Dilan 1990 sembari membonceng istri sehingga mendapat tepuk tangan meriah dari para pengunjung.

Menurut Kadis PU Kota Medan, Khairul Syahnan, didampingi Kabid Drainase Edi Zalman, pihaknya sengaja memajang kendaraan tua untuk menarik perhatian pengunjung.

Dia yakin mobil dan sepeda motor tua yang telah dimodifikasi itu memiliki daya tarik yang cukup kuat. Selain mengenang masa lalu, kendaraan jadul itu juga bisa dijadikan objek untuk berswafoto maupun selfie.

Walikota Medan, Dzulmi Eldin, dan istri saat meresmikan stand pameran di lahan eks Taman Ria, Medan, Sabtu (3/3)

Walikota Medan, Dzulmi Eldin, dan istri saat meresmikan stand pameran di lahan eks Taman Ria, Medan, Sabtu (3/3)

"Mobil dan sepeda motor tua ini sengaja kita hadirkan untuk memeriahkan MTQ. Kita yakin kehadirannya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung karena keberadaannya sudah langka," ujar Syahnan.

"Selain menyaksikan perlombaan MTQ, para pengunjung juga dapat melihat-lihat mobil dan sepeda motor tua dengan kondisi terawat," sambungnya.

Selain itu, lanjut Syahnan, kehadiran kendaraan tua ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat.

"Apabila masyarakat mau merawat dan menjaga benda-benda tua yang sebelumnya tidak bernilai, tentu akan mendatangkan hasil yang luar biasa dan sangat berharga," imbuhnya.  

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar