Wali Kota Medan Peroleh Penghargaan dari Menteri Agama

Wali Kota Medan Peroleh Penghargaan dari Menteri Agama

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menerima penghargaan dari Menteri Agama, Lukman Hakim. (FOTO: Istimewa).

(rel/rzd)

Selasa, 8 Januari 2019 | 16:14

Analisadaily (Medan) - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mendapatkan kado manis dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia di awal tahun 2019. Pada Senin (7/1) malam, Eldin menerima penghargaan membanggakan.

Wali Kota dinilai sebagai salah satu tokoh di Sumatera Utara (Sumut) yang berperan besar dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan pembangunan keagamaan. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin.

Penyerahan penghargaan dilakukan di sela-sela acara Amal Bhakti ke-73 Kemenag RI di Gedung Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam, Kota Medan.

Selain Eldin, ada sejumlah kepala daerah, tokoh masyarakat, serta  tokoh agama yang juga mendapatkan penghargaan dari Menag, diantaranya Gubsu Edy Rahmayadi, Ketua MUI Sumut  Abdullah Syah, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, serta Tuan Guru Babussalam Syekh Haji Hasyim Al-Syarwani.

“Penghargaan ini tentunya capaian yang sangat membanggakan bagi warga Kota Medan, yang selama ini hidup dengan rukun, saling menghargai dan menghormati meski dengan latar belakang suku maupun agama yang berbeda-beda,” kata Eldin, ditulis Selasa (8/1).

Pemko Medan selama ini selalu mendukung penuh setiap kegiatan agama yang digelar. Kemudian senantiasa bersinergi dengan Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kota Medan melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan, sehingga kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik semakin baik lagi.

“Walaupun berbeda suku dan agama, namun seluruh komponen masyarakat hidup berbaur menjadi satu kesatuan dengan rukun dan harmonis. Itu sebabnya Kota Medan sering menjadi barometer dan contoh kerukunan umat beragama di Indonesia,” ucap Eldin.

Eldin sangat bersyukur dan berterimakasih degan kerukunan yang  terjaga dengan baik. Sebab, seluruh komponen warga sangat menjunjung tinggi perbedaan yang ada dan selalu mengedepankan tolerasi dan saling menghormati.

“Mari kita bangun Kota Medan yang kita cintai ini dengan perbedaan, sehingga menjadi lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutanya, sangat mengapresiasi atas diselenggarakanya Amal Bhakti ke-73 Kemenag RI. Dia bersyukur, karena Kemenag saat ini sudah memasuki 73 tahun.

Lukman menyebut, Kemenag merupakan salah satu kementerian yang memiliki unit kerja terbanyak di Indonesia. Kini didukung dengan teknologi informasi guna mendukung kinerjanya, bahkan seluruh kantor wilayahnya (kanwil) telah memiliki pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

“Saya berharap peringatan 73 tahun, harus bisa dijadikan sebagai momentum untuk senantiasa bersyukur atas capaian yang telah diraih selama ini,” ungkapnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar