Wakil Walikota Medan: Kembangkan Syiar Islam, dan Jaga Kerukunan

Wakil Walikota Medan: Kembangkan Syiar Islam, dan Jaga Kerukunan

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution di acara Silaturrahim Syawal 1440 H yang digelar Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Medan, Minggu (23/6)

(rel/csp)

Minggu, 23 Juni 2019 | 21:21

Analisadaily (Medan) - Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengajak semua keluarga besar Muhammadiyah  untuk terus mengembangkan syiar Islam serta senantiasa menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan saat menghadiri Silaturrahim Syawal 1440 H yang digelar Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Medan di Sekretariat PD Muhamadiyah Jalan Mandala By Pass,  Minggu (23/6).

“Mari kita kembangkan syiar Islam serta menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat,” kata Akhyar dihadapan keluarga besar Muhammadiyah.

Ia berharap masyarakat terus mempertahankan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Senantiasa saling mengingatkan dan menasihati jika ada yang tidak lagi mampu menjaga sikap dan perilaku sehari-hari dengan baik.

“Jadi marilah kita manfaatkan penghapusan dosa di antara kita pada hari ini dengan menguatkan niat dan tekad agar selalu berusaha menjaga baik hubungan di antara kita sebagai sesama hamba Allah,” harapnya.

Pada kesempatan ini, ia menerangkan, persoalan genangan air tidak berdiri sendiri. Ada berbagai faktor penyebabnya, seperti  terbentuknya sendimentasi di parit karena belum tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Sendimentasi tersebut membuat air tidak mengalir sehingga air meluap ke jalan ketika hujan deras.

Selain itu, sebutnya, genangan air yang terjadi juga tidak terlepas dari naiknya air Sungai Deli akibat mengalami pendangkalan. Apalagi, sudah lama tidak pernah dilakukan pengerukan. Kemudian ditambah lagi dengan terjadinya pasang di Belawan.

“Semua ini tidak ada yang  berdiri sendiri. Ketika hujan air Sungai Deli naik. Kebetulan, saya dapat laporan di Belawan sedang pasang. Tertahanlah air tidak masuk ke laut. Kalau air Sungai Deli naik, maka Sungai Babura, Sungai Sikambing, dan sungai lain yang di alurnya, tidak bisa masuk. Sehingga tertahan lah air. Mohon maaf, ini bukan berapologi,” ujarnya.

(rel/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar