Wagubsu Berharap Peserta UN di Sumut Lulus 100 Persen

Wagubsu Berharap Peserta UN di Sumut Lulus 100 Persen

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di Kota Medan, Senin (25/3)

(jw/csp)

Senin, 25 Maret 2019 | 11:35

Analisadaily (Medan) - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, optimis siswa-siswi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 bisa lulus 100 persen.

Pelaksanaan UN  berbasis komputer ini harus betul-betul mencermati dalam menjawab sesuai aturan mengisi berbasis computer. Karena, ujian ini menjadi penentu hasil ujian di Sumatera Utara.

Artinya tidak ada lagi peran guru di sini karena terpusat di server Kementerian. Kita berharap kelulusan di atas 97 persen bahkan 100 persen lulus," kata Musa saat meninjau UNBK di SMKN 10 Medan, Jalan Cik Ditiro Medan, Senin (25/3).

Musa Rajekshah menuturkan, setelah lulus SMK, ia berharap anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke universitas serta mendapatkan pekerjaan yang baik. Untuk itu, dirinya juga menyemangati seluruh peserta UNBK SMK di seluruh Sumatera Utara.

"Saya ucapkan selamat ujian kepada anak-anak kami di seluruh Sumatera Utara, semoga apa yang sudah ananda siapkan untuk ujian ini, Insya Allah berhasil sesuai hasil yang diharapkan," tuturnya.

Terkait masih adanya sekolah di Sumatera Utara yang ujian dengan kertas dan pinsil atau tidak berbasis computer, ia menilai, belum 100 persen karena persoalan peralatan. Namun dengan sudah 97 persen berbasis computer merupakan hal yang sudah baik.

"Tetapi saya berjanji akan mengupayakan kedepannya akan 100 persen sekolah di Sumut terlaksana UN berbasis komputer," ungkap Wagubsu.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Arsyad Lubis menjelaskan, SMK di Sumut 2019 diikuti 940 SMK terdiri dari 249 SMK Negeri, 691 SMK Swasta jumlah peserta 90.226 siswa. Sedangkan yang tidak berbasis komputer tinggal 25 sekolah, Negeri 15, Swasta 10.

"Dengan UN ini kita harap bisa memetakan mutu pendidikan dan dapat melihat apa saja mutu pendidikan di Sumatera Utara yang akan ditingkatkan. Yang sudah baik nanti terlihat, seperti isian esay, jika anak- anak tidak bisa menjawab berarti gurunya belum berhasil mengajar," jelas Arsyad.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar