Ustaz Abdul Somad Apresiasi Kebijakan Edy-Ijeck Soal Ibadah

Ustaz Abdul Somad Apresiasi Kebijakan Edy-Ijeck Soal Ibadah

Ustaz Abdul Somad.

(jw/rzd)

Sabtu, 15 September 2018 | 20:36

Analisadaily (Medan) - Memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriah, Yayasan Haji Anif menggelar kegiatan Tablig Akbar yang menghadirkan Ustaz kondang Abdul Somad (UAS) di Lapangan Merdeka Medan.

Dalam Tablig Akbar tersebut, ribuan orang datang sejak pagi hari. Mereka tampak antusias mengikutinya.

Ustaz Abdul Somad sangat mengapresiasi kebijakan soal ibadah yang diterapkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, yakni seluruh Aperatur Sipil Negeri (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut diwajibkan salat berjamaah di masjid, khususnya di Masjid Agung.

Bahkan selain mengharuskan jajarannya pergi ke masjid, Gubernur pun meminta pegawai juga salat subuh berjamaah. Begitu juga dengan pegawai non muslim, seperti umat Kristiani diminta agar melaksanakan ibadah di gereja.

"Pepatah Melayu bilang, ala bisa karena biasa. Jadi di awal-awal mungkin kebijakan ini masih dianggap memaksakan. Tetapi lama kelamaan, juga akan terbiasa," kata Ustaz Abdul Somad, Sabtu (15/9).

Ustaz Abdul Somad juga memuji kerukunan antar umat beragama yang terjaga dengan baik di Sumut.

"Alhamdulillah, ternyata Sumut ini masyarakatnya saling menghormati dan menghargai perbedaan. Padahal, banyak suku dan agama di sini, namun terbukti saat Pilkada, tidak ada konflik yang muncul," ujarnya.

Di akhir ceramah singkatnya, Ustaz Abdul Somad mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam agar senantiasa meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Agar misi untuk menjadikan Sumut Bermartabat mendapat pertolongan dan rida Allah SWT," ungkapnya.

Edy Rahmayadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada mereka. Seakan tidak ingin berpanjang lebar, Edy mengatakan bahwa raihan saat ini karena datangnya pertolongan dari Allah.

"Terimakasih atas amanah untuk menjadi pemimpin dan kami tak akan lupakan itu. Semuanya datang dari Allah, kita harus wujudkan Sumut Bermartabat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah. Menurutnya, Sumut telah menunjukkan betapa masyarakatnya tidak suka dengan keributan. Menguatnya perbedaan pilihan pada Pilgub lalu dapat diselesaikan tanpa kekisruhan.

"Kita harus terus kuatkan hubungan silaturahim," tandasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar