USM-Indonesia Lakukan Pertukaran Mahasiswa ke Thailand dan Laos

USM-Indonesia Lakukan Pertukaran Mahasiswa ke Thailand dan Laos

Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia kembali melakukan pertukaran mahasiswa ke Boromarajonani College of Nursing Sanpasttiprasong, Ubon Ratcathani (BCNSP) Thailand, dan Savannakhet Health Science College, Laos, Kamis (6/12)

(rzp/csp)

Kamis, 6 Desember 2018 | 20:14

Analisadaily (Medan) - Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia kembali melakukan pertukaran mahasiswa ke Boromarajonani College of Nursing Sanpasttiprasong, Ubon Ratcathani (BCNSP) Thailand, dan Savannakhet Health Science College, Laos, dan kali ini mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan.

Ketua Prodi Ilmu Keperawatan USM-Indonesia, Rinco Siregar mengatakan, pertukaran rencananya dilakukan sejak 25 November sampai 9 Desember 2018. Ini merupakan wujud dari kerjasama resiprokal atau timbal balik yang saling menguntungkan ketiga institusi perguruan tinggi sesuai nota kerjasama (MoU).

Pada kesempatan kali ini, kata Rinco, sebanyak 7 mahasiswa Ilmu Keperawatan USM-Indonesia melakukan presentasi hasil penelitian, dalam kegiatan mini symposium mahasiswa yang diselenggarakan di kampus BCNSP.

“Sedangkan Dosen Prodi Keperawatan USM-Indonesia yang mendampingi juga berkesempatan melakukan kuliah tamu di kampus yang bersangkutan,” terang Rinco, Kamis (6/12).

Sama dengan jumlah mahasiswa ketika melakukan pertukaran ke kampus USM-Indonesia, mahasiswa yang dikirim ke BCNSP Thailand berjumlah 10 orang, dan 4 orang ke SHSC Laos.

Ke-14 mahasiswa ini dipilih dengan kemampuan akademik terbaik dan lancar bahasa internasional. Mahasiswa ini sekaligus menjadi duta USM-Indonesia di Thailand dan Laos.

Rinco berharap dengan pertukaran mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan ini akan memberikan pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagaimana pelayanan kesehatan dan keperawatan profesional di Thailand dan Indonesia.

Kemudian diikuti dengan peningkatan kemampuan mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran yang berstandar Internasional sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan lulusan.

Ketua Program Studi Diploma 3 Keperawatan USM-Indonesia, Flora Sijabat, MNS, sekaligus ketua Tim yang berangkat ke Laos menjelaskan, mereka tidak hanya belajar di kelas dan rumah sakit setempat, tapi juga berkesempatan mengetahui dan melihat cara pembuatan kain tradisional laos.

“Mahasiswa juga diajari bagaimana menangani pasien yang terserang gigitan ular, dan pemberian terapi sesuai jenis ular yang menggigit,” katanya.

Humas USM-Indonesia, Karmel Simatupang menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses internasionalisasi yang terus berlangsung di USM-Indonesia.

“Dengan pengalaman belajar, pertukaran informasi dan budaya, antara Indonesia, Thailand dan Laos, akan memberikan masukan pengetahuan baru. Tidak hanya itu, praktek dan implementasinya juga sesuai ilmu yang digeluti,” tandasnya.

Sebelumnya, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia melakukan pertukaran mahasiswa pada 17 Juli 2018 lalu.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar