Upaya Pemprov Sumut Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Upaya Pemprov Sumut Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (FOTO: Istimewa).

(rel/rzd)

Jumat, 8 Februari 2019 | 16:00

Analisadaily (Medan) - Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara (Sumut), Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) akan mengirim guru/dosen ke Rusia untuk bersekolah. Hal ini juga sebagai tindaklanjut kerja sama antara Pemprovsu dan Rusia dalam bidang pendidikan.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, dengan Konsul Kehormatan Rusia di Medan, M Fauzi, bersama Rektor UMSU, Agussani, dan Rektor UNPAB, M Isa Indrawan, di Ruang Rapat Kaharuddin Nasution, lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (7/2) kemarin.

Edy mengatakan, dunia pendidikan menjadi sektor yang begitu penting dalam rangka membangun Sumut ke depan. Sebab peningkatan kualitasnya akan menjadi pintu kemajuan sebuah daerah bahkan negara.

"Saya tak perlu jelaskan pentingnya ilmu. Saya sangat tertarik dengan pendidikan. Karena harusnya pendidikan itu menambah ilmu, menjadi pintar, dan memiliki budi pekerti. Jadi saya mau anak-anak kita tidak sekadar sekolah," kata Edy, ditulis Jumat (8/2). 

Kunjungan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, ke Rusia beberapa waktu lalu, melahirkan harapan agar dunia pendidikan di Sumut bisa jauh lebih baik seperti di negara tersebut. Karena itu ditegaskan, kerja sama harus dibangun serius guna menjadikan tenaga pendidik, guru, dan dosen, punya kemampuan yang unggul dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan.

Karena itu, tawaran kerja sama melalui rencana kunjungan Vice Governor for Science and Education of TOMSK Region Rusia beberapa pekan ke depan, untuk mencari guru/dosen yang siap disekolahkan ke luar negeri selama enam bulan. Termasuk yang ingin melanjutkan kuliah S2 ke negara pecahan Uni Soviet itu.

"Ini bukan soal Rusia atau negara apa. Tetapi soal perbaikan pendidikan. Karena pendidikan ini pintu masuk untuk kemajuan kita. Ini harus dijalakan, untuk beasiswa ini. Saya ingin pastikan ini harus berjalan," tegas Edy.

Edy meminta kampus sebagai pencetak kaum intelektual, peneliti, akademisi dan para pengajar, maju dan berani menunjukan eksistensinya memberikan kontribusi kepada Sumut. "Setelah ini saya mau dijadwalkan ketemu rektor. Siapkan guru dan dosen yang hebat, kirim ke sana (Rusia). Dari 250 ribu tamatan SMA/SMK (Sumut), saya butuh 100 orang saja untuk bisa kuliah. Yang cerdas dan prestasi. Mau dimana saja kuliah, kalau tak mampu, kita bantu," sebutnya.

Konsul Kehormatan Rusia di Medan, M Fauzi, menyampaikan bahwa rencana kunjungan Vice Governor for Science and Education of TOMSK Region Rusia nantinya untuk mencari siapa yang berminat dan mampu untuk belajar ke sana selam enam bulan.

"Selain itu, juga kerja sama lain juga akan dibangun seperti perdagangan, kesehatan, pertanian, industri dan peternakan," terangnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar