Upaya Pemko Sibolga Hilangkan Trauma Warga Pasca Ledakan Bom

Upaya Pemko Sibolga Hilangkan Trauma Warga Pasca Ledakan Bom

Salah satu rumah warga yang terkena dampak ledakan bom di Kota Sibolga.

(jw/rzd)

Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:09

Analisadaily (Sibolga) - Untuk menghilangkan rasa trauma, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga memberikan sosialisasi dan bimbingan konseling kepada warga yang diungsikan pasca ledakan bom yang terjadi di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga.

"Pasca bom itu, banyak warga yang trauma. Apalagi anak-anak yang melihat kejadian itu. Makanya, kami melakukan sosialisasi dan memberikan bimbingan kepada mereka," kata Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, kepada Analisadaily.com via seluler, Sabtu (16/3).

Syarfi menjelaskan, sosialisasi dan bimbingan konseling yang dilakukan Pemko Sibolga untuk memulihkan psikologi warga yang trauma melihat kejadian itu.

"Sosialisasi seperti konseling kami lakukan terhadap korban yang terkena dampaknya, untuk memulihkan mental mereka dan psikologi mereka. Karena saat ini mereka harus dihibur untuk menghilangkan trauma mereka, terutama anak-anak. Bahkan saya sendiri turun langsung untuk memotivasi warga," ungkapnya.

Syarfi menambahkan, saat ini keadaan di lokasi masih dalam penjagaan pihak kepolisian. "Sekarang ini, lokasi masih dalam penjagaan oleh polisi. Dan keadaan mulai berangsur membaik," tambahnya.

Sebelumnya, bom meledak di dekat kediaman AH yang berada di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, saat Densus 88 Anti Teror Mabes Polri akan meringkusnya pada Selasa (12/3) siang.

Kemudian, pada Rabu (13/3) dini hari, bom kembali meledak di rumah AH. Marnita Sari boru Hutahuruk alias Solimah, istri AH, meledakkan diri dengan anaknya setelah negosiasi lebih kurang 10 jam yang dilakukan oleh kepolisian gagal.

Dalam peristiwa itu, selain AH polisi juga meringkus AK alias Ameng alias Abu Halimah dan ZP alias Ogek Zul di Sibolga. Lalu petugas menangkap R dari Kota Tanjung Balai dan M di Tapanuli Tengah.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar