Unjuk Rasa Mahasiswa di Kantor PLN: Jangan Padamkan Listrik Saat Ramadan

Unjuk Rasa Mahasiswa di Kantor PLN: Jangan Padamkan Listrik Saat Ramadan

Unjuk rasa mahasiswa di Kantor PLN Wilayah Sumut, Senin (29/4).

(jw/rzd)

Senin, 29 April 2019 | 16:09

Analisadaily (Medan) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PLN Wilayah Sumatera Utara yang berada di Jalan KL Yos Sudarso, Medan.

Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa meminta kepada pihak PLN agar tidak memadamkan listrik saat bulan Ramadan.

"Kami meminta kepada PLN agar jangan memadamkan listrik saat bulan suci Ramadan nanti," kata Kordinator Lapangan, Bobby, dalam orasinya, Senin (29/4).

Menurut Boby, beberapa hari terakhir ini sering terjadi pemadaman yang membuat masyarakat khawatir, karena dalam beberapa hari lagi akan memasuki Ramadan.

"Karena sering terjadi pemadaman listrik, jelas sangat membuat masyarakat risau. Konsumsi listrik di lingkungan masyarakat meningkat," ucapnya.

Selain itu, keputusan PLN wilayah Sumbagut diduga tidak efektif dengan menambah satu cabang PLN, yakni PLN Area Medan Utara.

"Dengan ditambahnya satu cabang, jelas menambah biaya operasional dan efek bagi kesiapan mengantisipasi pemadaman, juga tidak mampu dilakukan cabang Medan Utara," ungkapnya.

Selain meminta agar PLN tidak memadamkan listrik saat Ramadan, para pengunjuk rasa juga meminta agar Manager PLN Area Medan Utara dicopot.

"Kami juga meminta kepada KPK dan OJK untuk mengaudit kekayaan dan aset mantan Manager PLN Area Medan, karena diduga ada rekening gendut dan aset yang tidak sesuai," pungkasnya.

Sebelumnya mereka melakukan aksi tersebut sempat ricuh, lantaran pengunjuk rasa melakukan aksi dengan menggoyang pagar PLN yang menyebabkan roboh.

Namun, aksi tersebut sudah kondusif setelah pihak kepolisian menertibkan para pengunjuk rasa.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar