Ulama: Pancasila Sesuai dengan Al-Quran dan Hadits

Ulama: Pancasila Sesuai dengan Al-Quran dan Hadits

Tabligh akbar di Kabupaten Asahan dalam memeriahkan 1 Muharram 1439 Hijriah, Kamis (21/9).

(aln/rzd)

Kamis, 21 September 2017 | 21:44

Analisadaily (Asahan) - Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Dr Tengku Zulkarnain, tumbuh kembangkan semangat nasionalisme Umat Islam di Kabupaten Asahan dalam acara tabligh akbar memeriahkan 1 Muharram 1439 Hijriah.

Tengku Zulkarnian dikenal sebagai seorang ulama yang berbicara keras terhadap kasus dugaan penistaan agama mengatakan, Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia tidak bertentangan sedikitpun dengan syariat Islam.

"Jangan pernah mempertentangkan Pancasila dengan syariat Islam, karena pancasila intisari dari ajaran Islam," katanya, Kamis (21/9).

Disebutkannya, bila dianalisis lebih jauh secara teks Pancasila, 34 persen terdiri dari Bahasa Arab dan 100 persen isinya sesuai dengan Al-Quran dan Hadits.

"Terlalu goblok bila kita mempersoalkan, apalagi menolak Pancasila, karena Pancasila sesuai dengan Al-Quran dan Hadits," ungkapnya.

Mulai dari Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana tertuang dalam Surah Al Ikhlas, sehingga tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama di Indonesia termasuk komunis.

"Kemanusiaan yang adil dan beradab juga ajaran Islam, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin dalam Permusyawaratan dan Perwakilan hingga Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, merupakan rangkaian-rangkaian yang ditemukan dalam ajaran Islam," sebutnya.

Dengan semangat sipritual pula, lanjutnya, maka di dalam Pembukaan UUD 1945 dicantumkan semangat sipritual bahwa kemerdekaan itu adalah Berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

"Kesengsaraan dan penderitaan yang di alami rakyat Indonesia dalam menghadapi Jepang, akhirnya Allah SWT mengabulkan doa kita semua untuk merdeka," ungkapnya.

Tabligh Akbar yang dilaksanakan MUI Kabupaten Asahan itu, selain dihadiri para jamaah, juga dihadiri ratusan Umat Islam dari berbagai kecamatan. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Asahan, H Surya, dan dihadiri sejumlah pimpinan Forkopimda.

(aln/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar