UKM Binaan Pertamina MOR I Dilirik Eksportir Asing

UKM Binaan Pertamina MOR I Dilirik Eksportir Asing

Stand UKM milik Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I (Ist)

(rzp/eal)

Jumat, 10 Mei 2019 | 20:54

Analisadaily (Medan) - Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, kinerja ekspor sektor Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) pada 2018 tumbuh 12,32 persen. Menurun 2,68 persen dari capaian 2017 sebesar 15 persen.

Tidak banyak UKM yang berhasil menembus pasar ekspor. Tak heran, Nerry Nazwani Halim, pemilik Temas Coffee, takjub ketika produk kopi Gayo dilirik eksportir asing saat pameran. Padahal ini kali pertama ia ikuti pameran luar negeri sebagai UKM mitra binaan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

"Saya jadi mitra binaan Pertamina MOR I sejak 2018. Tiba-tiba diajak Pertamina ikut Indonesia Creative Product Festival (ICPF) di Kuala Lumpur. Langsung saya iyakan," kata Nerry, Jumat (10/5).

Temas Coffee meraup penjualan selama pameran sejumlah 1.200 Ringgit Malaysia. Namun sepulangnya ke tanah air, beberapa eksportir pengunjung pameran menghubungi Nerry untuk pemesanan lebih banyak.

"Sejauh ini dua eksportir Malaysia memesan masing-masing 100 Kg dan 500 Kg kopi roasted. Semoga terus berlanjut," ucap Nerry.

Pameran ICPF 2019 berlangsung di Mid Valley Kuala Lumpur pada 3 sampai 5 Mei 2019. Menampilkan beragam produk binaan dari 27 BUMN. Pertamina mengikutkan empat UKM mitra binaan, dua diantaranya dari MOR I.

Selain Temas Coffee dari Aceh Besar, ada juga Empat Bersaudara Jaya. Usaha sepatu kulit dari Kelurahan Tegal Sari Medan ini, meraup penjualan hampir Rp 9 juta. Harga produknya memang sangat bersahabat, mulai 35 sampai Rp 100 ribu per pasang.

Tengku Syarifah, pemilik Empat Bersaudara Jaya, mengatakan, pengunjung yang datang ke stand-nya merasa senang dan puas atas pelayanan yang ia berikan.

"Mereka kaget karena produk saya dibuat manual, dan menggunakan sulaman tangan. Sehingga penjualan memuaskan," jelas Tengku.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menjelaskan, keikutsertaan mitra binaan dalam pameran merupakan upaya pengembangan UKM.

"Periode Januari hingga April 2019, kami menyalurkan dana bergulir Rp 2,1 miliar kepada UKM mitra binaan di Sumbagut. Tak hanya menyalurkan, Pertamina juga mendukung pengembangan UKM. Diantaranya melalui pelatihan, dan keikutsertaan dalam pameran," tutur Roby.

Selain ICPF 2019, Pertamina MOR I juga mengikutkan mitra binaannya dalam pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019. Dalam pameran itu, dua mitra binaan Pertamina MOR I membukukan penjualan hampir Rp 200 juta.

(rzp/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar