Ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan Diikuti 640 Peserta

Ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan Diikuti 640 Peserta

Peserta mengikuti ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan, Senin (6/5).

(rel/rzd)

Senin, 6 Mei 2019 | 17:13

Analisadaily (Medan) - Penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata  (PTNP) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tahun akademik 2019/2020 dilakukan melalui 2 (dua) jalur, SBMPTNP (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata) dahulu disebut SBMSTAPP dan jalur SMMPTNP (Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata) dahulu disebut SMMSTAPP.

Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya mengatakan, pada hari ini, Senin (6/5), secara serentak seluruh PTNP melakukan ujian jalur SBMPTNP. Jumlah peserta yang ikut dalam ujian ini di Politeknik Pariwisata Medan berjumlah 640 peserta. Ujian diawali melalui tes psikologi, disusul tes Bahasa Inggris, wawancara, kemudian tes kesehatan. Ujian akan berlangsung sampai dengan tanggal 8 Mei 2019.

“Pendidikan pariwisata merupakan bagian yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan di Indonesia. Keberhasilan sektor ini akan mampu melahirkan generasi-generasi yang kompeten di bidang pariwisata. Keterbatasan SDM pariwisata di Indonesia menjadi masalah yang dihadapi bersama oleh berbagai daerah di Indonesia. Ini adalah tantangan besar yang harus kita hadapi,” kata Menteri Arief.

Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Anwari Masatip menambahkan, pariwisata mampu memberikan kontribusi cukup signifikan bagi suatu negara bila digarap dengan maksimal. Menurut hitungan UNWTO, sektor pariwisata bisa memberikan kontribusi sebesar 9% pada Produk Domestik Bruto (PDB) sebuah negara.

Dikatakan Anwari, bentuknya beragam, mulai dari investasi, baik secara langsung, tidak langsung, atau efek domino lainnya. Pariwisata di Indonesia diprediksi akan booming pada tahun 2019 bukan hanya jumlah yang akan mencapai 20 juta wisatawan mancanegera dan 275 juta perjalanan wisatawan nusantara tapi juga akan menjadi penopang utama ekonomi Indonesia ke depan.

“Peran sumber daya manusia pariwisata di Indonesia menjadi sangat strategis untuk dipersiapkan dan dikembangkan secara professional, baik dari sisi kualitas dan kuantitas,” ucapnya.

Peserta mengikuti ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan, Senin (6/5).

Peserta mengikuti ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan, Senin (6/5).

Ujian masuk PTNP Kementerian Pariwisata akan dilaksanakan 2 tahap, hari ini adalah tahap pertama dimana calon mahasiswa dapat memilih PTNP yang lain selain Poltekpar Medan tetapi ujian di daerah yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka. Tahap kedua akan dilaksanakan secara mandiri, dimana para calon mahasiswa hanya mempunyai 1 pilihan yaitu Politeknik Pariwisata Medan.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Ni Wayan Giri menerangkan, seiring peningkatan pariwisata di Indonesia ke depan, maka secara otomatis peran sumber daya manusia pariwisata di Indonesia menjadi sangat strategis untuk dipersiapkan dan dikembangkan secara profesional baik dari sisi kualitas dan kwantitas.

Peserta mengikuti ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan, Senin (6/5).

Peserta mengikuti ujian SBMPTNP Kementerian Pariwisata di Poltekpar Medan, Senin (6/5).

Dalam kerangka integrasi, lanjutnya, perguruan tinggi pariwisata negeri di bawah Kementerian Pariwisata dalam proses seleksi SBMPTNP yang menganut prinsip keterbukaan, objektivitas dan akuntabel, yang bermuara pada semangat untuk menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran, sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter.

“Tujuan seleksi ini adalah memberikan kesempatan kepada siswa lulusan Sekolah SMA, MA, SMK, MAK termasuk sekolah di luar negeri untuk mengikuti pendidikan tinggi pariwisata. Selain itu memberikan peluang kepada Perguruan Tinggi Pariwisata di lingkungan Kementerian Pariwisata untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi,” terangnya.

Pendaftaran mahasiswa untuk jalur mandiri masih dibuka sampai dengan tanggal 21 Juni 2019, dan pelaksanaan ujian dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2019.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar