Uji Coba, Kapal Tanker MT Mars Bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung

Uji Coba, Kapal Tanker MT Mars Bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung

Kapal Tanker MT Mars bersandar di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung.

(jw/rzp)

Jumat, 20 April 2018 | 13:52

Analisadaily (Medan) - Kapal Tanker MT Mars berbobot 46.000 DWT, panjang 183 meter dan draft 13 meter bersandar di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung milik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1.

Direktur Operasional PT Prima Multi Terminal, Asmo Budi mengatakan, kapal Tanker berbendera Tuvalu ini menjadi kapal kedua yang melakukan sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai bagian dari uji coba operasi dermaga.

"Dalam uji coba, MT Mars melakukan dua kali sandar di kedua sisi dermaga container dan curah cair sepanjang 500 meter, dengan dua kapal tunda berkapasitas total 6.600 HP," katanya, Jumat (20/4).

Dengan terlaksananya uji coba sandar kapal MT Mars di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung, diharapkan setelah melalui tahapan ini Pelabuhan Kuala Tanjung segera melakukan kegiatan operasional secara komersial.

"Kegiatan uji coba sandar atau lepas ini merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan izin operasional dari Kementerian Perhubungan," jelasnya.

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung dilakukan secara bertahap, dengan tahap I adalah pembangunan Terminal Multipurpose yang memiliki kapasitas 600 ribu TEUs. Berbagai fasilitas dan peralatan bongkar muat barang yang ada di terminal tersebut.

Fasilitas di antaranya tiga unit Ship to Shore (STS) Crane, delapan unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan dua unit Mobile Harbour Crane (MHC) serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

"Tahap II akan dilakukan Pengembangan Kawasan Industri 3000 Ha, tahap III Pengembangan Dedicated/Hub Port, dan tahap IV Pengembangan Kawasan Industri Terintegrasi. Kapasitas Pelabuhan Kuala Tanjung disiapkan mencapai 20 juta TEUs yang akan ditingkatkan secara bertahap hingga tahun 2023," ungkapnya.

Asmo menerangkan, MT Mars dipilih sebagai kapal yang melakukan uji coba sandar/lepas dan olah gerak karena bobot kapal yang mendekati atau serupa dengan desain kapasitas dermaga Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung.

"Setelah uji coba kali ini, di sisi dermaga direncanakan akan ada uji coba operasional yang diperkirakan pada bulan Mei setelah alat yang berupa dua unit MHC datang," pungkas Asmo.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar