Triwulan II, Realisasi Investasi Sumut Rp 13,63 Triliun

Triwulan II, Realisasi Investasi Sumut Rp 13,63 Triliun

Forum Dialog Peningkatan Realisasi Investasi dan Daya Saing Daerah di Sumatera Utara.

(ns/rzd)

Jumat, 22 September 2017 | 18:55

Analisadaily (Medan) - Perkembangan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Sumatera Utara sampai dengan triwulan II tahun 2017, sudah mencapai angka Rp 13,63 triliun dari target sebesar Rp 20,3 triliun. Secara nasional, untuk PMDN Sumut menduduki posisi ke 7 dan PMA peringkat ke-11.

Demikian data itu terungkap pada acara Forum Dialog Peningkatan Realisasi Investasi dan Daya Saing Daerah di Sumatera Utara, Jumat (22/9).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Provinsi Sumatera Utara itu dalam rangka membahas faktor-faktor penghambat investasi di daerah, dengan tujuan meningkatkan realisasi investasi.

Acara ini dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPMRI) Azhar Lubis, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPPTSP Provsu, Mimi R Rangkuti, Ketua Kadin Tapsel Rahmat, Dinas Penaman Modal dan PPTSP kabupaten/kota serta investor PMA/PMDN se-Sumut.

Dalam kesempatan itu, Azhar Lubis menjelaskan realisasi investasi PMDN Sumut pada tahun 2017 menduduki peringkat ke-7 dari 34 provinsi di Indonesia setelah Jawa Timur, DKI, Jabar, Banten dan Kaltim. Sedangkan untuk PMA Sumut menduduki peringkat ke-11 setelah Jabar, DKI, Banten, Sulawesi Tengah, Sumsel, Papua, Kaltim, Jatim dan Bali.

Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Bondaharo melalui Mimi R Rangkuti menjelaskan, 2017 target realisasi investasi Sumut ditetapkan sebesar Rp 20,3 triliun. Sementara perkembangan realisasi investasi PMA/PMDN sampai dengan triwulan II tahun 2017 sudah mencapai angka Rp 13,63 triliun. Dengan rincian, realisasi investasi PMA sebesar Rp 7,8 triliun dan realisasi PMDN sebesar Rp 5,7 triliun.

Jika dibandingkan tahun 2016, target realisasi investasi di Sumut sebesar Rp16,51 triliun dan telah tercapai melampaui target yaitu mencapai Rp19,39 triliun. Sedangkan untuk tahun 2017, pihaknya juga optimis target realisasi investasi yang ditetapkan tercapai.

Lebih jauh lagi, Azhar Lubis menambahkan, perkembangan realisasi penanaman modal di Sumut selama lima tahun terakhir didominasi oleh industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi dengan total realisasi PMA dan PMDN Rp15,07 triliun.

Sedangkan daerah tujuan investasi terbesar lima tahun terakhir di Sumut adalah Kabupaten Deli Serdang dengan nilai realisasi investasi (PMA dan PMDN) Rp18,5 triliun. Sedangkan daerah tujuan investasi terbesar lainnya di Sumut adalah Medan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Langkat dan lainnya.

Azhar juga memaparkan bahwa Singapura menjadi negara asal PMA terbesar penyumbang nilai realisasi penanaman modal di Sumut lima tahun terakhir yang selanjutnya diikuti oleh Malaysia, Jepang, Belanda, Hongkong dan RRT. Beberapa perusahaan terbesar penyumbang nilai realisasi investasi di antaranya adalah PT Musimas, PT Medco Geopower Sarulla, PT Agincourt Resources, PT. Permata Hijau Palm Oleo dan PT. Mabar Elektrindo.

“Selama 5 tahun terakhir realisasi investasi di Sumut stabil di kisaran Rp 10-20 triliun, diharapkan di tahun 2017 ini dapat mencapai target Rp 20,30 triliun,” ujarnya.

(ns/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar