Transportasi Online Solusi Alternatif Pencari Kerja di Kota Medan

Transportasi Online Solusi Alternatif Pencari Kerja di Kota Medan

Warga mengurus Kartu Pencari Kerja (AK-1) di Kantor Disnaker Medan

(ap/eal)

Jumat, 11 Agustus 2017 | 21:49

Analisadaily (Medan) - Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan, Hannalore Simanjuntak, melalui Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja (Pentaker), Syaiful mengatakan, jasa transportasi berbasis online sangat membantu kondisi ketenagakerjaan, khususnya di Kota Medan.

Syaiful menjelaskan, meski tidak ada data resmi, namun warga Medan yang datang ke Disnaker untuk berbagai keperluan, sebagian besar mengaku pekerjaan transportasi online sebagai salah satu mata pencarian mereka.

"Berdasarkan wawancara kami dengan warga yang mengurus keperluan di sini, transportasi online menjadi salah satu alternatif sembari mereka mencari pekerjaan tetap. Kebanyakan mereka adalah pria tamatan SMA atau sedang kuliah," kata Syaiful kepada Analisadaily.com, Jumat (11/8).

Syaiful menambahkan, kebanyakan mereka yang datang ke Kantor Disnaker Medan untuk keperluan membuat Kartu Pencari Kerja (AK-1) atau Kartu Kuning. Menurutnya, hal ini tak lepas karena adanya lowongan CPNS 2017.

"Mungkin karena mereka-mereka ini masih muda dan ingin mencari pekerjaan tetap dan tentunya yang lebih layak," lanjutnya.

Meski jasa transportasi online secara tidak langsung mengurangi angka pengangguran di Kota Medan, namun menurut Syaiful, setiap tahunnya angka pencari kerja di Kota Medan semakin menurun.

"Berdasarkan data 2014-2016, jumlah pencari kerja di Kota Medan menurun. Di 2014, ada 4.659 orang mencari kerja, tahun berikutnya (2015) turun menjadi 3.127 orang, dan kembali turun pada 2016 menjadi 2.997 orang. Bisa jadi transportasi online menjadi salah satu faktor menurunnya angka tersebut," tandasnya.

(ap/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar