TPID Sumut, Medan dan Tebingtinggi Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2015 | 19:05

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, menerima penghargaan predikat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) provinsi dengan kinerja terbaik. Penghargaan diserahkan Presiden RI Joko Widodo, Rabu (27/5). Selain Provinsi, TPID terbaik juga diperoleh Kota Medan dan Kota Tebingtinggi. Penghargaan diberikan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) VI TPID di Jakarta.

Dalam siaran pers Kasubag Humas Pemprovsu, Rabu, Presiden Joko Widodo menyerahkan penghargaan itu kepada daerah-daerah yang memiliki TPID dengan kinerja terbaik tahun 2014 yang mewakili Kawasan Sumatera, Jawa dan Timur Indonesia. Dari 33 TPID Provinsi se-Indonesia, TPID Sumatera Utara bersama dengan TPID Jawa Timur dan TPID Nusa Tenggara Timur menjadi TPID Provinsi Terbaik.

Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga penghargaan dapat diraih. “Ini adalah kerja bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Sumatera Utara. Saya berterimakasih kepada  jajaran Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, Bank Indonesia dan Bulog yang telah berkoordinasi baik dalam mengendalikan inflasi di Sumatera Utara,” ujarnya.

Dia berharap, penghargaan itu dapat menjadi pemicu dan pemacu upaya penguatan pengendalian inflasi di setiap kabupaten/kota di Sumut guna pencapaian inflasi yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat. 

TPID Sumut berhasil meredam laju inflasi tahun 2014 sebesar 8,17%(yoy) di bawah inflasi nasional sebesar 8,36% (yoy). Realisasi inflasi itu juga jauh lebih rendah dibandingkan inflasi tahun 2013 yang melesat tinggi sebesar 10,18% (yoy) di atas nasional. Selain itu, masing-masing TPID itu dinilai memiliki program khusus yang berhasil secara efektif mengendalikan harga.

Penghargaan tahun ini merupakan penghargaan ketiga kalinya setelah tahun 2011 dan 2012. Tahun 2013, Pemprovsu gagal. Selain keberhasilan TPID Provinsi Sumatera Utara, TPID Kota Medan dan TPID Kota Tebingtinggi juga menyabet penghargaan kategori TPID Kota terbaik dan TPID Berprestasi untuk kedua kalinya.

TPID Kota terbaik dihadiahkan kepada TPID Medan yang diterima Walikota Medan Dzulmi Eldin, TPID Jember, dan TPID Pontianak. Sementara TPID Berprestasi diberikan kepada TPID Tebingtinggi, TPID Malang dan TPID Takalar. Dengan demikian, seluruh kategori penghargaan untuk kawasan Sumatera diterima oleh TPID di Provinsi Sumatera Utara.

Sama seperti tahun sebelumnya, pemberian penghargaan TPID terdiri atas dua kategori, yakni TPID Terbaik dan TPID Berprestasi. Kategori TPID Terbaik diberikan kepada daerah yang telah membentuk TPID dan menjadi sampel penghitungan inflasi IHK oleh BPS. Sedangkan TPID Berprestasi diberikan kepada daerah yang telah membentuk TPID namun belum menjadi sampel penghitungan inflasi IHK.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Difi A Djohansyah, mengatakan  TPID Sumut membangun Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dengan dilengkapi fitur early warning system kepada pemangku kepentingan ketika terjadi peningkatan harga.

Pemprovsu juga mengupayakan peningkatan produksi pertanian khususnya beras dan cabai merah melalui penyediaan bantuan subsidi benih dan pupuk, mengoptimalkan program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi dan Pengembangan produksi cabai merah di Simalungun, Batubara dan Tapsel agar tidak terkonsentrasi di Karo.

Dalam menekan tingkat konsumsi beras, Pemprov Sumatera Utara  menggalakkan program manggadong (makan ubi) dan one day no rice (satu hari tanpa beras). Selain itu berbagai program dilakukan TPID Sumut untuk mengatasi lonjakan harga di hari besar keagamaan seperti operasi pasar, pasar murah, sidak pasar, talkshow TV dan radio menjaga ekspektasi inflasi, dan beberapa upaya lainnya.

Rapat yang dipimpin langsung Presiden diikuti oleh gubernur dan walikota/bupati yang mewakili 432 TPID  yang terdiri dari 34 provinsi dan 389 kabupaten/kota.

(nai/tsp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar