Tolak Kenaikan Iuran BPJS, Buruh Geruduk Kantor Gubsu

Tolak Kenaikan Iuran BPJS, Buruh Geruduk Kantor Gubsu

Unjuk rasa KSPSI di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (18/9) siang

(jw/eal)

Rabu, 18 September 2019 | 15:39

Analisadaily (Medan) - Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (18/9) siang.

Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap rencana pemerintah yang akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan hingga 100%. Massa dengan tegas menolak rencana kenaikan tersebut. Menurut mereka saat ini para pekerja masih tertindas.

"Kenaikan iuran itu membuat buruh semakin tertindas. Harus mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi untuk BPJS," kata Ketua KSPSI Medan, Jahotman Sitanggang.

Jahotman mengatakan bahwa pemerintah harusnya mengeluarkan kebijakan atau rencana-rencana yang pro rakyat dan pekerja. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak perlu dilakukan.

"Jadi, yang perlu itu adalah kenaikan pelayanan," tuturnya.

Selain itu, massa juga menentang keras revisi UU Ketenagakerjaan yang dikhawatirkan membuat hidup buruh semakin tertekan dan jauh dari kata sejahtera. Ada beberapa poin yang mereka nilai keliru dalam revisi undang-undang tersebut, antara lain soal pekerja outsourcing dan pemotongan pesangon pekerja.

"Kami juga tolak dan minta dibatalkan rencana revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Karena sangat merugikan kaum buruh," tegas Jahotman.

Dalam aksi tersebut, massa meminta agar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, menemui mereka. Namun karena Edy tidak berada di tempat, perwakilan massa hanya diterima oleh Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut.

Perdebatan panjang terjadi antara mereka. Hingga berita ini diturunkan aksi masih terus berlangsung. Massa ngotot ingin bertemu dengan Edy guna menyampaikan tuntutan mereka agar diteruskan ke pemerintah pusat.

Sementara akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di kawasan Kantor Gubernur Sumut macet.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar