Tiongkok Ingatkan Warganya di Prancis untuk Waspada

Tiongkok Ingatkan Warganya di Prancis untuk Waspada

(twitter.com/@charlie_hebdo_) Kicauan terakhir majalah mingguan "Charlie Hebdo" sesaat sebelum diserang pria bersenjata, Rabu.

Kamis, 8 Januari 2015 | 11:41

Beijing - ANTARA News, Pemerintah Tiongkok meminta warganya di Prancis untuk berhati-hati dan waspada menyusul aksi penyerangan di kantor majalah Charlie Hebdo pada Rabu (7/1), yang menewaskan 12 orang.

"Tiongkok menyampaikan dukacita mendalam untuk para korban penyerangan tersebut, termasuk kepada para keluarga korban yang ditinggalkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei di Beijing, Kamis.

Ia mengatakan Tiongkok mendukung sepenuhnya langkah Prancis untuk melakukan upaya keras terhadap aksi teroris untuk mengamankan negerinya.

"Tiongkok sangat anti segala bentuk terorisme, dan mendukung sepenuhnya upaya Prancis untuk memerangi terorisme bagi keamanan dalam negerinya," kata Hong Lei.

Kantor Charlie Hebdo diserang pada Rabu siang, saat anggota redaksi menggelar rapat. Dari 12 korban tewas, salah satunya adalah kartunis dan editor Charlie Hebdo, Stephane Carbonniere.

Penembakan ini terjadi setelah Charlie Hebdo mengunggah karikatur pemimpin kelompok militan IS/ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, di Twitter.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar