Tinjau Banjir di Tebing Tinggi, Gubsu Erry Serahkan Sejumlah Bantuan

Tinjau Banjir di Tebing Tinggi, Gubsu Erry Serahkan Sejumlah Bantuan

Gubsu Erry Nuradi saat meninjau lokasi banjir di Kota Tebing Tinggi.

(jw/rzp)

Senin, 4 Desember 2017 | 11:01

Analisadaily (Tebing Tinggi) - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, didampingi Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, dan Bupati Serdang Bedagai, Soekirman, meninjau lokasi banjir yang melanda dua daerah tersebut.

Tengku Erry langsung mengelilingi lokasi pemukiman warga yang masih terendam air, walaupun banjir mulai surut, warga senang berdialog dan dikunjungi Gubernur. Saat berada di posko pengungsian, Erry menyerahkan sejumlah bantuan yang diperlukan.

“Hari ini sudah surut, semalam lebih 1 meter banjir, Pak,” ujar salah seorang warga Inun di sekitar Jalan Bawang Putih, Lingkungan 6, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi kepada Erry saat meninjau banjir.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, Senin (4/12) banjir melanda Tebing Tinggi pada Sabtu (2/12) lalu sekira pukul 07.00 WIB, dengan ketinggian air mencapai 2,3 meter di sekitar pinggiran sungai, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga.

“Tidak ada korban jiwa tapi banyak barang-barang tidak terselamatkan,” sebut Inun.

Warga yang ditemui Erry juga mengatakan, walaupun banjir sudah mulai surut, namun warga masih trauma. Mereka takut banjir susulan akibat hujan yang terus di sekitar pegunungan.

“Warga masih trauma dan takut. Banyak yang nggak tidur karena ada kabar hujan di Sinda Raya,” ujarnya.

Gubsu Erry menyampaikan keprihatinannya kepada masyarakat. “Kita datang untuk melihat bagaimana kondisi masyarakat yang menjadi korban banjir. Kita ketahui, belakangan ini intensitas hujan cukup tinggi di hampir seluruh daerah. Tebing Tinggi menjadi kawasan yang paling parah terkena dampak banjir,” ucap Erry.

Gubsu berharap, bencana banjir bisa segera selesai dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa. Sebab dengan kejadian ini, perekonomian warga terganggu.

“Ada tiga hal yang harus kita siapkan jika terjadi bencana. Pertama pencarian dan penyelamatan kepada korban, khususnya jika ada warga yang hilang. Kedua tanggap darurat, seperti mendirikan tenda, posko keamanan dan posko kesehatan dan sebagainya yang diperlukan untuk menangani korban,” ungkap Erry.

Langkah ketiga yakni pasca bencana. Berbagai kerugian fisik biasanya muncul seperti kerusakan bangunan dan infrastruktur lainnya. Terutama fasilitas umum, apakah sekolah, rumah ibadah dan sebagainya. Selain bangunan, tentu terpenting juga adalah perbaikan jalan dan jembatan yang rusak, sebagai akses sosial ekonomi masyarakat.

“Begitu juga dengan masyarakat yang masih tinggal di bantaran sungai (DAS), kita harapkan untuk bisa pindah, karena bisa membahayakan penduduk itu sendiri. Untuk kepindahan, pemerintah mendorong adanya relokasi ke tempat yang lebih baik seperti rumah susun,” ucap Erry.

Untuk bantuan yang diberikan, sebanyak 30 karung beras, 30 kota mie instan dan 60 kaleng ikan sarden, diberikan langsung oleh Gubernur kepada masyarakat di tenda pengungsian usai meninjau pemukiman warga yang terendam air. Bantuan tersebut diberikan bertahap setelah pihaknya menerima data lengkap berapa banyak yang terdampak banjir di Kota Tebing Tinggi.

Selain Tebing Tinggi, lanjutnya, beberapa daerah juga terkena dampak banjir seperti Langkat, Simalungun, Sergai, Nias, Madina, Tapsel dan sejumlah daerah lainnya.

Kadis Sosial Sumut, Rajali, yang ikut mendampingi Gubernur menyebutkan, pihak Tim Tagana Dinsos Sumut telah siaga sejak awal bencana untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana.

Selain itu, Dinsos Sumut juga menyiapkan 100 paket pakaian kepada masyarakat. Saat ini, mereka menunggu koordinasi dari Pemkab/Pemko agar Pemprov Sumut bisa menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga.

“Untuk sementara ini kita berikan dulu bantuan pakaian kepada masyarakat. Selanjutnya kalau sembako nanti setelah kita berkoordinasi dan menerima data dari Pemkab/Pemko, berapa jumlah korban,” sebut Rajali.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar