Tingkatkan Layanan KB Pasca Persalinan, BKKBN Sumut Latih Bidan Tapsel

Tingkatkan Layanan KB Pasca Persalinan, BKKBN Sumut Latih Bidan Tapsel

BKKBN Sumut bersama dengan JHU melaksanakan Pelatihan Pelayanan KB Pasca Persalinan (Scale Up Pilihanku) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (2/11)

(eal/csp)

Jumat, 2 November 2018 | 13:22

Analisadaily (Sipirok) - Penggunaan alat kontrasepsi setelah persalinan akan melindungi wanita dari risiko kesehatan akibat kehamilan. Wanita membutuhkan fisik dan mental yang sehat serta stamina yang kuat selama menjalani kehamilan.

Penggunaan alat kontrasepsi akan membantu menunda kehamilan sehingga wanita bisa mempersiapkan tubuhnya untuk kehamilan berikutnya yang telah direncanakan. Namun hingga saat ini angka Peserta KB Baru Pasca Persalinan masih terbilang sangat kecil di Sumatera Utara.

Oleh karena itu, BKKBN Sumut bersama JHU melaksanakan Pelatihan Pelayanan KB Pasca Persalinan (Scale Up Pilihanku) di Kabupaten Tapanuli Selatan mulai tanggal 22-26 Oktober untuk angkatan I dan tanggal 29 Oktober - 2 November 2018 dan diikuti oleh 18 orang tenaga Bidan. Pelatihan digelar di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok, Tapanuli Selatan.

Selain di Tapsel, pelatihan yang sama juga digelar di Kabupaten Nias, Dairi, Tapanuli Utara dan Labuhanbatu. Pelaksanaan Pelatihan ini dilakukan dengan melibatkan Bapelkes Provinsi Sumut,  JHPiego dan Dokter Bidan Terlatih yang sudah Tersertifikasi.

Dalam sambutannya ketika menutup kegiatan, Jumat (22/11), Kepala Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, T. Lafalinda, menjelaskan bahwa BKKBN Sumut akan terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM tenaga medis khususnya dalam melakukan pelayanan KB.

"Oleh karena setiap pelatihan yang dibuat harus sesuai dengan standart yang ada," kata Lafalinda.

Lebih lanjut Lafalinda mengharapkan kepada peserta pelatihan agar ilmu yang diperoleh dapat dibagi kepada bidan lainnya.

"Ilmu yang diperoleh selama 5 hari ini  harus disampaikan kepada teman-teman bidang yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan, dan kami berharap peserta pelatihan ini lebih giat lagi melakukan konseling dan pelayanan KB sehingga ke depan hasil pelayanan KB Baru khususnya KB Pasca Persalilan dapat meningkat di Kab. Tapanuli Selatan," imbaunya.

Sementara itu Kepala Dinas PPKB Kabupaten Tapsel,  Saftar Harahap, mengucapkan terima kasih kepada BKKBN Sumut atas kepercayaaan memilih Kab. Tapsel sebagai salah satu tempat pelaksanaan pelatihan.

Menurutnya Dinas PPKB Kabupaten Tapsel akan memanfaatkan dengan baik bidan yang sudah terlatih ini dalam setiap kegiatan pelayanan KB di Tapsel.

Pelatihan yang digelar selama lima hari ini dilakukan dengan memadukan teori dan praktik langsung pemasangan alat kontrasepsi IUD dan Implant. Pada hari Kamis (01/11) dilakukan praktik pemasangan IUD dan Implant bagi 12 akseptor KB.

Selain itu peserta juga dibekali dengan modul lengkap konseling serta pencatatan dan pelaporan pelayanan KB.

(eal/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar