Tes Urine Akan Dilakukan pada Sopir Bus Angkutan Mudik

Selasa, 9 Juni 2015 | 15:46

detikNews - Jakarta, Dinas Perhubungan DKI menyatakan berupaya lebih selektif terkait kualitas armada bus terutama sopir untuk arus mudik tahun ini. Wakil Kepala Dinas Perhubungan Pargaulan Butarbutar mengatakan tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri akan dilakukan uji tes urine dan kesehatan bagi supir bus.

"Kita lebih ketat lagi. H-7 dan H+7 itu tes urine, kesehatan yang kerjasama dengan Jasa Raharja, BNN," kata Pargaulan di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2015).

Menurutnya, tahapan uji seperti ini sudah dilakukan sejak arus mudik tahun kemarin. Setiap supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) wajib mengikutinya.
Tahapan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

"Takutnya itu supir semalam sebelumnya, bergadang, minum minuman keras, atau ngantuk itu kan perlu diantisipasi," sebutnya.

Selain uji untuk supir, unit bus juga akan diselektif. Jika bus belum memenuhi uji kelayakan (KIR) maka kata Pargaulan perjalanan bus akan dibatalkan. Kondisi fisik bus juga diperhatikan agar pengusaha Oto (PO) Bus bisa serius memperhatikan unit usaha miliknya.

"Di setiap terminal AKAP, ini ada tim penguji, uji KIR itu wajib bagi bus sebelum berangkat," tuturnya. (hat)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar