Tersangka Penghina Jokowi dan Kapolri Anak Putus Sekolah

Tersangka Penghina Jokowi dan Kapolri Anak Putus Sekolah

Rilis kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mapolda Sumut.

(jw/rzp)

Selasa, 22 Agustus 2017 | 10:56

Analisadaily (Medan) - MFB, remaja berusia 18 tahun, penyandang status tersangka penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia, Jokowi, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, berstatus putus sekolah.

“Iya, tersangka sudah putus sekolah waktu di SMK,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (22/8).

Dari hasil penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian, warga Jalan Bono, Glugur Darat I, Medan Timur, itu dipersangkakan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kita kenakan pasal yang kita anggap penting untuk meminta pertanggungjawaban tersangka, yaitu Pasal 46 jo Pasal 30 subs Pasal 45B jo Pasal 29 UU No 19 Tahun 2016,” terang Rina.

Untuk pasal lain, pelaku juga dijerat dengan Pasal 46 jo Pasal 30 UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Pelaku disangka dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses jaringan WiFi orang lain secara ilegal. Pasal ini ancamannya 8 tahun penjara,” ucapnya.

Sangkaan subsidair yang dikenakan kepada pelaku, yaitu Pasal 45B jo Pasal 29 UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Karena pelaku mengirimkan informasi elektronik berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi. Pasal ini memuat ancaman 4 tahun penjara,” ucap Rina.

Pelaku diciduk polisi di rumahnya, Jalan Bono, Glugur Darat I, Medan Timur, Medan, Jumat (18/8) malam. Pemuda yang hanya 3 bulan duduk di bangku SMK ini disinyalir sebagai pemilik akun Facebook Ringgo Abdillah, yang kerap menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Dalam postingannya pada akun yang menggunakan nama samaran dan foto orang lain itu, pelaku juga menantang untuk ditangkap polisi.

Pelaku ditangkap dengan barang bukti 2 unit laptop yang digunakan untuk mengedit gambar Presiden Joko Widodo dan Kapolri Tito Karnavian lalu menyebarkan melalui jejaring sosial Facebook disertai kata-kata penghinaan.

“Petugas mengamankan flash disk 16 GB, 3 unit handphone, dan 2 unit router,” Rina menerangkan.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar