Terminal Transportasi Darat Bakal Setara Bandar Udara

Terminal Transportasi Darat Bakal Setara Bandar Udara

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi, dalam peluncuran layanan GrabCar Airport di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/7)

(rzp/csp)

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:22

Analisadaily (Medan) - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menargetkan pada tahun 2020 terminal transportasi darat akan setara dengan Bandar Udara.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi, dalam peluncuran layanan GrabCar Airport di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Itu target kita di Kemenhub, dan diinstruksikan langsung Pak Menteri. Agar masyarakat Indonesia bisa merasakan pelayanan terbaik serta kenyamanan," kata Budi, Kamis (11/7).

Terkait kehadiran layanan taksi online di bandara, Budi menyebut pihaknya mendukung kerja sama strategis Grab dan Angkasa Pura II ini. Pihaknya juga sudah membuat regulasi tentant taksi online, sehingga bisa bersinergi.

"Jadi itu ada di Peraturan Menteri atau Permen 118. Kalau produk Permen ini mau dipersoalkan, kapan kita mau selesai, karena sudah dilakukan pembaharuan sebanyak 4 kali," ujarnya.

Budi menegaskan, Kemenhub sangat respons terhadap manajemen taksi online. Di Permen 118 sudah diatur bagaimana manajemen, pengemudi, atau penumpang dalam proses bisnis ini.

"Ada perlindungan pengamanan untuk pengemudi dan penumpangnya," ucap Budi.

Mengenai perlindungan keselamatan, di dalam regulasi juga disebutkn, setiap pengemudi taksi online harus di-cover dengan asuransi Jasa Raharja. Sebab, kenyamanan juga menjadi satu hal yang penting.

"Pengemudi harus bisa memberi rasa nyaman ke pemudi, baik komunikasi ataupun cara berpakaiannya. Kita harapkan kerja sama ini dalam menjalankan regulasi," sebutnya.

Sebagai upaya menggenjot jutaan pengunjung, baik dari dalam dan luar negeri ke berbagai kota di seluruh Pulau Sumatera, layanan taksi online GrabCar Airport hadir di 7 bandara.

Kehadiran layanan taksi online di 7 bandara Pulau Sumatera ini kerja sama strategis antara PT Angkasa Pura II dengan Grab. Dengan kehadiran GrabCar Airport diharapkan dapat mendorong ekonomi lokal, termasuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.

Tujuh bandara tersebut adalah, Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Internasional Silangit, Bandara Internasional Sultan Badaruddin II Palembang, Bandara Internasional Radin Inten II Bandar Lampung.

Selanjutnya Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan Bandara Silampari Lubuklinggau.

Peluncuran layanan taksi online di 7 bandara Pulau Sumatera dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Sumut, Edt Rahmayadi, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi.

Kemudian Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Arie Prasetyo, Direktur Pelayanan dan Fasilitas Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Kualanamu.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar