Terlibat Pelanggaran Hukum, Polrestabes Medan Pecat 4 Personil

Terlibat Pelanggaran Hukum, Polrestabes Medan Pecat 4 Personil

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto melucuti seragam petugas saat upacara Pemecatan Dengan Tidak Hormat di Lapangan Mapolrestabes Medan, Rabu (28/8)

(jw/csp)

Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:47

Analisadaily (Medan) - Terbukti melakukan pelanggaran hukum, empat personel Polri yang bertugas di Polrestabes Medan dipecat dengan tidak hormat.

Empat orang personil kepolisian yang kena Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH) karena meninggalkan tugas tanpa alasan yang jelas dan juga karena terlibat narkoba.

Keempatnya bertugas di jajaran Polrestabes Medan, yakni Bripda Josua Sitepu, Aiptu Antonius Sitepu, Aiptu Feri Mulia Sinurat, Aipda Lut Jonson.

"Hari ini kita memberikan hukuman (punisment) kepada empat orang. Tiga orang karena tidak melaksanakan tugas lebih dari 30 hari. Sudah dicari, namun sampai sekarang tidak ketemu. Sedangkan seorang karena narkoba dan sekarang menjalani proses pidana," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto usai upacara Pemecatan Dengan Tidak Hormat di Lapangan Mapolrestabes Medan, Rabu (28/8).

Dadang menjelaskan, jajaran kepolisian saat ini sangat bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan pembenahan internal dari berbagai persoalan terutama keterlibatan anggota dengan narkoba.

"Bagi mereka yang terkena narkoba tidak ada alasan, karena itu akan mengganggu pekerjaan dan menimbulkan permasalahan. Jadi, jangan coba-coba anggota polisi bermain narkoba. tindakan tegas akan kita lakukan," tegas Dadang.

Dadang melanjutkan, pemecatan dengan tidak hormat sebagai bentuk tindak tegas institusi terhadap personil yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. "Kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi seluruh personil. Semoga Upacara PTDH ini yang terakhir," pungkasnya.

Dalam upacara ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada personil yang berprestasi. Prestasi mereka yakni pengungkapan berbagai kasus yang mencolok seputar aksi kejahatan dengan kekerasan yang marak terjadi.

Ia mengatakan, penghargaan terhadap personil yang bersungguh-sungguh dalam bekerja menjadi salah satu fokus kebijakan, mengingat kesungguhan dalam bekerja terbukti memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, dengan kerja keras dan kesungguhan mereka tersebut belakangan ini angka kejahatan khususnya kejahatan-kejahatan jalanan berhasil kita tekan. Kita akan terus meningkatkan kinerja untuk itu," tambah Dadang.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar