Terkait Surat Edaran, Ini Penjelasan Bawaslu Sumut

Terkait Surat Edaran, Ini Penjelasan Bawaslu Sumut

Komisioner Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara, Aulia Andri, saat memberi keterangan, Senin (21/5)

(aa/csp)

Senin, 21 Mei 2018 | 14:51

Analisadaily (Medan) - Komisioner Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara, Aulia Andri, berdialog dengan Aliansi Umat Islam Sumatera Utara yang berunjuk rasa di Jalan T. Amir Hamzah, Medan, Senin (21/5).

Dalam aksi, massa aksi menolak surat edaran dengan nomor B/601/K.Bawaslu-Prov.Su/PM.00.01/05/2018 yang dikeluarkan Bawaslu Sumut. Surat itu berisi sejumlah larangan-bagi pasangan calon Pilgubsu selama masa kampanye di bulan Ramadan 2018.

Aulia Andri menjelaskan, keluarnya surat itu setelah dilakukan rapat koordinasi yang dihadiri tim kampanye paslon, partai politik pengusung, Dewan Masjid Indonesia, FKUB, Persatuan Gereja Indonesia, Walubi, Matakin, KPID Sumut, dan Kesbangpol Linmas Provsu, 14 Mei 2018.

"Maksud Bawaslu Sumut mengeluarkan surat tersebut terkait iklan di media massa agar jangan menyampaikan iklan berupa ucapan selamat terkait Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri," jelas Aulia.

"Terlebih, iklan kampanye paslon itu tidak boleh keluar dari jadwal yang telah ditetapkan di Peraturan KPU (PKPU) tertanggal 10-23 Juni 2018. Iklan di media massa difasilitasi KPU Sumut," tambahnya.

Disinggung adanya larangan membagi-bagikan infaq, sadaqah, dan sebagainya dalam surat edaran, Aulia mengatakan, tidak paham soal itu. "Saya hanya paham soal-soal iklan tadi. Yang lain tidak paham," ucapnya.

Terkait tuntutan pendemo agar mencabut surat edaran, Aulia menyebut, Bawaslu Sumut akan lebih dulu rapat pleno. "Mungkin akan di bawa dalam rapat pleno Bawaslu Sumut dan rapat pleno yang menentukan apakah dicabut atau tidak," ucapnya.

Pada saat aksi, massa juga meminta Aulia mundur dari Komisioner Bawaslu Sumut. "Dan, selama ini sudah banyak tahu soal hubungan keluarga saya dengan pak Jumiran Abdi. Itu, tidak bisa mempengaruhi karena saya dan orang tua saya punya integritas untuk urusan-urusan begitu," tegasnya.

(aa/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar