Terjadi Perambahan Lahan di Perbatasan Karo-Langkat, Ini Instruksi Kapolda Sumut...

Terjadi Perambahan Lahan di Perbatasan Karo-Langkat, Ini Instruksi Kapolda Sumut...

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, saat mengunjungi perbatasan Karo dengan Langkat, Minggu (6/8).

(jw/rzp)

Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:35

Analisadaily (Medan) - Setelah melihat langsung zona merah Gunung Sinabung, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, beserta istri yang juga Ketua Bhayangkari Sumut dan Pejabat Utama Polda Sumut, meninjau perbatasan Kabupaten Karo dengan Kabupaten Langkat.

Dalam peninjauan di perbatasan Kabupaten Karo dangan Kabupaten Langkat tersebut, turut dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Dandim Karo, Kepala BPBD Provinsi Sumut, Martin Sitepu, dan Kapolres Karo.

Kepala BPBD Sumut, Martin Sitepu, dan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, memberitahukan kepada Kapolda bahwa sudah ada perambahan hutan di wilayah perbatasan, dan sudah dijadikan lahan perladangan oleh masyarakat. Apabila tidak ditangani dan diawasi, dikhawatirkan semakin meluas.

“Tadi saya sudah melihat di kiri dan kanan menuju perbatasan Karo dan Langkat, dalam waktu dekat kita rapat dan membicarakan persoalan ini dengan pemerintah serta instansi terkait, agar ada win-win solution-nya,” kata Kapolda, Minggu (6/8).

“Tidak bisa dibiarkan begitu saja, dampaknya akan luar biasa kalau tidak ditangani segera,” tambahnya.

Disebutkannya, hutan adalah adalah paru-paru dunia yang akan menjadi warisan untuk penerus bangsa nantinya. “Kita harus terus berkomunikasi dengan masyarakat untuk mencari tahu penyebab terjadinya dugaan perambahan hutan ini,” sebutnya.

(jw/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar