Terduga Teroris yang Ditembak Mati Perakit Bom Mapolrestabes Medan

Terduga Teroris yang Ditembak Mati Perakit Bom Mapolrestabes Medan

Kapolda Sumatera Utara (Sumut), ‎Irjen Pol Agus Andrianto

(jw/rzd)

Sabtu, 16 November 2019 | 21:27

Analisadaily (Medan) - Terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Jalan Desa Kota Datar, Dusun I Kikik, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, merupakan jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut), ‎Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, dua dari tiga terduga teroris yang diamankan, diketahui sebagai perakit bom bunuh diri. Ketiganya diamankan pada Sabtu (16/11) pukul 11.00 WIB.

"Ketiganya, A, K dan P, merupakan pelaku jaringan kasus peledakan berupa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Saat penangkapan, mereka melakukan perlawanan dengan senpi rakitan dan senjata tajam, sehingga dua di antaranya meninggal dunia," kata Agus, Sabtu (16/11).

Terkait peran dari dua terduga teroris yang meninggal dunia, Kapolda menegaskan, mereka adalah perakit bom. Hasil rakitan mereka digunakan RMN (24) untuk bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11).

"Dua orang yang meninggal ini sebagai perakit bom. Yang lain juga saling membantu. Ini kan satu dua hari orang langsung bisa jadi pengantin. Artinya, selalu waspada," ungkapnya.

Agus menjelaskan, saat penangkapan tiga terduga teroris, seorang anggota tim Densus 88 terluka di bagian pinggang dan paha.

"Anggota mengalami luka tusuk sedalam 4 cm. Sekarang sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, sudah dioperasi dan sudah dijahit. Sekarang sedang proses pemulihan," jelasnya.

Saat ini jenazah kedua terduga teroris sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Sedangkan satu orang yang ditangkap dalam kondisi hidup diamankan di Mako Satbrimob Polda Sumut yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar