Terduga Pelaku Pelemparan Botol Saat Aksi di DPRD Sumut Diamankan Polisi

Terduga Pelaku Pelemparan Botol Saat Aksi di DPRD Sumut Diamankan Polisi

Massa aksi unjuk rasa di DPRD Sumut beberapa waktu lalu.

(jw/rzd)

Kamis, 30 Mei 2019 | 21:56

Analisadaily (Medan) - Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan mengamankan terduga pelaku pelemparan botol kaca yang terjadi saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (24/5) kemarin malam. Akibat pelemparan, seorang personel kepolisian terluka.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, Kamis (30/5), terduga pelaku yang diamankan berinisial IE (39) warga Jalan Baut, Gang Mesjid, Lingkungan IX, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, terduga pelaku diamankan dari rekaman CCTV yang berada di kawasan DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan.

"Dari rekaman yang kita peroleh tersangka terbukti melakukan pelemparan tersebut," katanya.

Terduga pelaku diamankan tim Pegasus saat berada di rumah tetangganya bersama beberapa barang bukti. Terduga pelaku sempat kabur dari kediamannnya. Namun, berhasil ditangkap saat bersembunyi.

"Yang bersangkutan sudah ditahan di Sat Reskrim Polrestabes Medan dan masih menjalani pemeriksaan," sebut Putu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku dikenakan Pasal 170 Jo 351 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa yang digelar ratusan masyarakat dan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) sempat memanas.

Massa yang sebagian besar mahasiswa merusak kawat barier pembatas antara gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol.

Massa melempari petugas TNI dan Polri dengan menggunakan kayu dan kaca sekitar pukul 21.20 WIB usai melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah di depan Gedung DPRD Sumut.

Akibat kericuhan ini, Kasubdit Propos Polda Sumut AKBP Triadi terkena serpihan kaca, sehingga harus terluka di bagian lengan kiri saat mengamankan aksi tersebut.

Kerusuhan dapat diredam setelah Dandim Kota Medan, Kolonel Inf Yuda, bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol, Dadang Hartanto, bertemu dan berdialog dengan kerumunan massa.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar