Terdakwa Penggelapan Enam Unit Truk Diadili

Terdakwa Penggelapan Enam Unit Truk Diadili

Terdakwa saat menjalani persidangan di PN Medan, Selasa (20/9).

(ns/rzd)

Selasa, 20 September 2016 | 17:43

Analisadaily (Medan) - Diduga menggelapkan enam unit mobil truk, Nona Tanuwijaya, yang merupakan kakak ipar dari korban Agu diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/9). Ia didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menggelapkan enam unit truk senilai Rp 350 juta.

Jaksa mendakwa Nona dengan Pasal 378 KUHP tentang Penggelapan. Kuasa Hukum Korban, Erwinsyah menjelaskan, enam unit mobil truk yang digelapkan terdakwa merupakan barang-barang warisan yang dimiliki keluarga korban. Selain mobil truk, banyak lagi barang warisan keluarga korban yang digelapkan terdakwa.

“Saat kita minta barang-barang itu, kata dia sudah dijualnya. Makanya kita membuat laporan ke Polda Sumut. Setelah berkasnya dilimpahkan pada kejaksaan, dia pun ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan sebulan lalu,” ucapnya.

Ia berharap, majelis hakim Pengadilan Negeri Medan memberikan hukuman yang seadil-adilnya bagi terdakwa. “Pertama, kita sudah minta itikad baik dari terdakwa. Namun sampai saat ini itikad baik itu tidak ada. Makanya kita harap pengadilan bisa memberikan hukuman efek jera kepada terdakwa,” ujarnya.

Menanggapi dakwaan JPU, Kuasa Hukum terdakwa, Budi Utomo, mengajukan eksepsi (keberatan). Dalam eksepsinya yang dibacakan di hadapan majelis hakim Gerchad disebutkan, jika dakwaan JPU kabur. Mengingat tempat kejadian perkaranya tidak jelas.

Bukan hanya itu, dalam eksepsi tersebut, kuasa hukum juga meminta agar majelis hakim mengabulkan eksepsinya dan membebaskan terdakwa.

(ns/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar