Terdakwa Kasus Narkoba Dituntut Seumur Hidup

Terdakwa Kasus Narkoba Dituntut Seumur Hidup

Dua terdakwa yang dituntut hukuman seumur hidup, Rabu (29/11)

(jw/csp)

Rabu, 29 November 2017 | 20:16

Analisadaily (Medan) - Dua terdakwa kasus kepemilikan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39.2 kilogram, dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman penjara seumur hidup.

Kedua terdakwa adalah, Syaiful alias Juned dan Mulyadi alias Adi.‎ Dalam surat tuntutan, yang dibacakan JPU, Joice V Sinaga, terdakwa dinilai terbukti bersalah secara dan meyakinkan karena memiliki dan menguasi narkotika goloang IA lebih dari 5 gram, yakni 39.2 kilogram sabu.

"Meminta kepada majelis hakim yang meriksa dan mengadili perkara ini, untuk menjatuhi hukuman seumur hidup," ujar Joice dihadapan majelis hakim diketuai oleh Erintuah Damanik di ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (29/11).

Dalam tuntutan JPU, ‎keduanya terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika."Meminta kepada terdakwa untuk tetap didalam tahanan," ucap Joice.

Selama persidangan, seorang terdakwa hanya bisa menundukan kepalanya di kursi Persakitan. Hal itu, sempat ditegur oleh majelis hakim."Sudah dengar kalian (terdakwa) sudah dituntut semur hidup. Kamu kok menunduk saja, coba lihat dulu ke sini (kearah hakim)," ucap Erintuah Damanik.

Selanjutnya, Majelis Hakim mempersilahkan kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi) pada sidang selanjutnya, pekan depan. "Kita sudah tidak ada waktu lagi, Senin (4/12) untuk mengajukan pembelaan. Silakan kuasa hukum membuat pembelaannya," ucap Erintuah sembari menutup sidang tersebut.

Dalam kasus itu, keempat terdakwa yang belum dituntut itu, bernama Zakaria, Dedi alias Geucik alias Frend, Herijal alias Heri dan Andri Maulana.‎ "Untuk yang lain besok mereka dituntut," ungkap Joice, usai sidang.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar