Terbukti Bersalah Kirim Sabu, Brigadir Sofiyan Dihukum 20 Tahun Penjara

Terbukti Bersalah Kirim Sabu, Brigadir Sofiyan Dihukum 20 Tahun Penjara

Brigadir Sofiyan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara

(jw/rzd)

Selasa, 6 Agustus 2019 | 18:20

Analisadaily (Medan) - Personel kepolisian dari Polres Samosir, Brigadir Sofiyan (35), dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan karena terbukti bersalah mengirimkan narkotika jenis sabu sebanyak 14,87 Kilogram.

Sebelumnya, teman Sofiyan yang terlibat dalam pengiriman narkotika, Alawi Muhammad alias Otong (21), juga dinyatakan bersalah dan dihukum sama.

Majelis hakim yang diketuai Deson Togatorop menyatakan, Sofiyan dan Alawi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pemufakan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan 1 bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram.

Perbuatan itu diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 20 tahun dan denda Rp 1 miliar. Apabila denda tidak dibayar, terdakwa dipidana 6 bulan kurungan," ucapnya di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/8).

Putusan majelis hakim sama dengan tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya. JPU Mutiara Deliana juga meminta agar kedua terdakwa dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Menyikapi putusan majelis hakim, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Sementara JPU menyatakan menerima putusan majelis hakim.

"Kita terima. Tapi kita tunggu saja seminggu ini, sesuai waktu yang diberikan," kata JPU lainnya, Adefri, dalam persidangan.

Sofiyan merupakan warga Jalan Yos Sudarso, Gang Walet, Kelurahan Beting, Kuala Kapias, Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, bertugas sebagai personel kepolisian di Polres Samosir. Alawi beralamat di Jalan Sudirman, Km 6 Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

Sofiyan dan Alawi ditangkap di Jalan Asahan Sangnawaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, Minggu (20/1) sekitar pukul 01.30 WIB. Mereka kedapatan membawa dua tas berisi total 14,87 Kg sabu. Satu tas memuat 12 bungkus berisi 11,976 gram sabu-sabu, sedangkan satu lagi berisi 3 bungkus sabu-sabu dengan berat bersih 2,994 gram.

Kedua terdakwa menggunakan mobil Toyota Rush warna abu metalik dengan nomor polisi BK 1486 PJ milik Sofiyan untuk membawa sabu dari Game Zone di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Balai. Mereka akan menyerahkan barang haram itu kepada seseorang yang belum dikenal di Pematang Siantar. Keduanya ditangkap oleh tim dari Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumut.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar