Tengku Erry: Tindak Penyebar Hoaks dan SARA

Tengku Erry: Tindak Penyebar Hoaks dan SARA

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (14/5)

(jw/csp)

Senin, 14 Mei 2018 | 20:05

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, meminta agar Polda Sumut menindak akun media sosial yang menyebar informasi provokatif dan berbau Sara.

"Saya berharap Polda Sumut harus menindak akun media sosial yang membuat status-status provokasi. Apalagi pasca peristiwa di Mako Brimob Depok dan bom di Surabaya," kata Erry, Senin (14/5).

Pasca kejadian di Mako Brimob Depok dan peristiwa bom di tiga Gereja Surabaya, banyak di status-status di sosial media memprovokasi dan berbau sara. Oleh karena itu, seharusnya akun-akun ini ditindak agar tidak menimbulkan kekacauan di Indonesia terutama di Sumut.

"Terkadang pengguna media sosial ini tidak memikirkan apa efeknya. Sehingga dari media sosial bisa membuat kekacauan, termasuk antar umat beragama," jelasnya.

Ia meminta , Kepolisian mengusut dan menindak dengan UU ITE bagi pengguna media sosial yang menyebarkan informasi Hoax dan Sara.

"Beberapa waktu lalu pihak kepolisian sudah berhasil menangkap pengguna Facebook yang menyebarkan berita hoax," tegasnya.

Peran media massa menepis informasi yang memprovokasi bisa membuat masyarakat tidak terpecah-pecah dan memancing pertikaian. "Saya harap wartawan bisa membantu bagaimana masyarakat supaya tidak terprovokasi dan diadu domba," tambhanya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar