Tengku Erry Perkenalkan Sumatera Utara ke Taruna AAU

Tengku Erry Perkenalkan Sumatera Utara ke Taruna AAU

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi (kedua kiri) didampingi  Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Republik Indonesia Marskal Muda Sri Mulyo Handoko (pertama kiri) dan Pangkosek Hanudnas III Marskal Pertama Tri Bowo Budi Santoso (pertama kanan) menerima cindera mata dari Peserta Latihan Cakra Wahan Paksa Taruna TK IV AAU Tahun 2017 pada jamuan makan malam di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Selasa (21/11) (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Hifzi)

(csp)

Selasa, 21 November 2017 | 22:18

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Sumatera Utara, H Tengku Erry Nuradi, menggelar acara beramah tamah dengan Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsda TNI Sri Mulyo Handoko beserta 120 taruna-taruni AAU di Gubernuran Jalan Sudirman No. 41 Medan, Selasa (21/11).

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Gubernur Sumut, Hj Nurhajizah Marpaung, Pangkosek Hanudnas III, Marsma Tri Bowo Budi Santoso, Danlanud Soewondo Medan, Kolonel (Pnb) Daan Sulfi S, dan pimpinan SKPD Provsu di antaranya Kabiro Humas dan Keprotokolan Sumut, Ilyas Sitorus.

Dalam kesempatan itu, Gubsu memperkenalkan Provinsi Sumatera Utara, yang memiliki potensi yang besar baik Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alamnya. Sebagai Provinsi terbesar keempat di Indonesia, lanjutnya, Sumut memiliki penduduk mencapai 14 juta jiwa.

Tidak hanya kaya akan seni budaya dan adat istiadatnya, Sumut juga memiliki sejumlah objek wisata yang cukup terkenal salah satunya Danau Toba sebagai Danau terbesar di Asia Tenggara.

"Karena luasnya Sumut memiliki delapan bandara, dua di antaranya di sekitar Danau Toba yakni Bandara Internasional Silangit dan Sibisa. Bandara kita yakni Bandara Internasional Kualanamu satu-satunya Bandara di Indonesia meraih Sertifikasi nasional bintang empat dari dari Skytrax. Walaupun tidak sebesar Bandara Soekarno Hatta dan tak seindah Bandara Ngurah Rai Bali tapi Bandara Kualanamu satu-satunya memiliki akses kereta api dari Bandara langsung ke Pusat Kota,"ujar Erry.

Bagi Gubernur AAU sendiri, lanjut Erry, kedatangan kali ini ke Medan merupakan ajang reuni karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Danlanud pada tahun 2013 lalu.

"Kalau Pak Gubernur AAU ini, hari kita seperti reuni karena beliau pernah di menjabat Danlanud Soewondo Medan. Selamat datang kembali Pak Gubernur, semoga kesuksesan senantiasa mengiringi Bapak," ujarnya.

Marsda TNI Sri Mulyo Handoko menyampaikan, terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan Gubernur Erry sekaligus masyarakat Sumut. Sebagai daerah yang pernah ditempati, ia mengaku, sangat senang bisa kembali ke Medan. Banyak kenangan, salah satunya keramahtamahan warga Sumut dan juga kekayaan kulinernya.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi (duduk ketiga kiri), Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (duduk kedua kanan), Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Republik Indonesia Marskal Muda Sri Mulyo Handoko (duduk kedua kiri), Pangkosek Hanudnas III Marskal Pertama Tri Bowo Budi Santoso (duduk pertmana kiri) dan Danlanud Soewondo Medan Kolonel Penerbang Daan Sulfi (duduk pertama kanan) foto bersama Peserta Latihan Cakra Wahan Paksa Taruna TK IV AAU Tahun 2017 pada jamuan makan malam di Rumah Dinas Gubernur Sumut (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Hifzi)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi (duduk ketiga kiri), Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (duduk kedua kanan), Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Republik Indonesia Marskal Muda Sri Mulyo Handoko (duduk kedua kiri), Pangkosek Hanudnas III Marskal Pertama Tri Bowo Budi Santoso (duduk pertmana kiri) dan Danlanud Soewondo Medan Kolonel Penerbang Daan Sulfi (duduk pertama kanan) foto bersama Peserta Latihan Cakra Wahan Paksa Taruna TK IV AAU Tahun 2017 pada jamuan makan malam di Rumah Dinas Gubernur Sumut (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Hifzi)

"Terimakasih Pak Gubernur atas sambutan hangatnya. Kalau dulu saya di sini masih Danlanud dan pak Gubernur masih jadi wakil Gubernur. Kini kita sama-sama Gubernur. Bedanya saya Gubernur bukan melalui Pilkada," canda Handoko.

Dalam kesempatan itu Handoko juga memohon pamit karena rombongan akan bertolak ke Hanoi, Vietnam dengan menggunakan dua pesawat Hercules dan Boing.

"Malam ini kami juga mau pamitan karena besok akan ke Vietnam bersama 120 taruna-taruni. Tadi kita sudah melaksanakan Kirab Drumband Gita Dirgantara di Medan sekaligus mengajak pemuda-pemudi untuk menjaga keutuhan NKRI lewat udara dengan bergabung ke AAU. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Gubernur atas sambutan yang hangat malam ini," pungkasnya.  

(csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar