Telusuri Keindahan Danau Toba Melalui Aplikasi TOBAsmile

Telusuri Keindahan Danau Toba Melalui Aplikasi TOBAsmile

Danau Toba.

(rzd/eal)

Sabtu, 17 November 2018 | 20:34

Analisadaily (Laguboti) - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) gencar melakukan promosi pariwisata Danau Toba. Bukan saja di luar negeri, promosi juga dilakukan di dalam negeri. Hal ini untuk mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

Salah satu pihak yang turut berperan dalam meningkatkan sektor wisata Danau Toba, serta mendukung program 1 juta wisatawan pada 2019 berkunjung ke danau terbesar di Asia Tenggara tersebut adalah Bank Indonesia.

Kepala Departemen Regional I Bank Indonesia, Suhaedi mengatakan, untuk mendukung  Danau Toba sebagai satu tujuan wisata utama di Indonesia diperlukan promosi, termasuk melalui informasi. Berkaitan dengan ini, dihadirkan aplikasi TOBAsmile.

“Kita berharap dan optimis aplikasi TOBAsmile bisa semakin menaikkan peringkat Danau Toba di mesin pencari Google, sehingga diharapkan meningkatkan wisatawan,” kata Suhaedi usai ‘Soft Launching TOBAsmile di Institute Teknologi Del’, Jalan Sisingamangaraja, Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Jumat (16/11).

Dijelaskannya, meski saat ini Danau Toba banyak dicari di mesin pencari Google dibandingkan 9 destinasi wisata lainnya, yang juga ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata utama Indonesia, tetapi masih perlu ditingkatkan. Apalagi dibandingkan Bali, tingkat pencarian Danau Toba masih jauh.

“Bank Indonesia siap mendukung perkembangan Danau Toba melalui pengembangan pasar digital melalui konten-konten digital yang kreatif dalam berbagai format. TOBAsmile ini hasil kerja sama dengan PT Hagatekno, developer sharing business berbasis IT dan media. Aplikasi ini masih sebatas platform Android,” jelasnya.

TOBAsmile kedepannya akan dikembangkan ke IOS. Di dalam aplikasi ini berisi serba-serbi informasi mengenai kawasan strategis pariwisata Danau Toba. Sedangkan untuk pengembangan TOBAsmile, akan dicari agen-agen content creator di dunia digital yang siap mempromosikan Danau Toba.

Pejabat sementara Kepala Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia Sumatera Utara (Sumut), Hilman Tisnawan menerangkan, tingkat pencarian Danau Toba di Google untuk saat ini baru mencapai 335.000 kali per tahun. Jumlah ini jauh di bawah pencarian Bali yang sudah 1.980.000 per tahun.

Salah satu spot keindahan Danau Toba dari area Kampus IT Del, Jl. Sisingamangaraja, Sitoluama, Lagu Boti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Salah satu spot keindahan Danau Toba dari area Kampus IT Del, Jl. Sisingamangaraja, Sitoluama, Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

“Di media sosial Instagram, postingan tentang Danau Toba juga masih rendah atau 300.000 per tahun, sedangkan Bali sudah 42.078.055 postingan. Padahal, untuk mengukur seberapa populer suatu tempat wisata, adalah tingkat pencarian di internet seperti Google, termasuk jumlah postingan warganet melalui Instagram dan Facebook,” terangnya.

Disebutkan Hilman, Bank Indonesia menyiapkan agen content creator dari penduduk asli Danau Toba, supaya benar-benar bagus. Sebab agen content creator yang disiapkan dari penduduk asli lebih mengetahui daerahnya, sehingga promo maupun postingan di media sosial dan Google benar-benar sesuai dan bagus.

“Bank Indonesia dan tim Hagatekno sudah mulai membuat pelatihan. Materi pelatihan seperti Transformasi Digital dan Budaya Digital, termasuk modul Google Business,” sebutnya.

Salah satu spot pemandangan Danau Toba dari Pelabuhan Balige, Jl. Bukit Barisan, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Salah satu spot pemandangan Danau Toba dari Pelabuhan Balige, Jl. Bukit Barisan, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Diakui Hilman, pelatihan Go Digital pertama sudah dilakukan akhir Oktober 2018 yang diikuti 38 peserta dari berbagai kalangan penduduk Pulau Samosir dan sekitarnya. Nantinya Akan ada pelatihan di kawasan lain Danau Toba, termasuk Kota Medan.

“Peserta yang aktif dan bagus di Pelatihan Go Digital akan dibina kebih intensif untuk bisa jadi kontributor TOBAsmile,” ucapnya.

Tingkatkan Kunjungan

Direktur utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo mengungkapkan, aplikasi TOBAsmile memang diharapkan, sehingga bisa menambah kedatangan wisatawan mancanegara ke Danau Toba. Dengan adanya informasi lengkap di aplikasi itu, wisatawan diharapkan semakin tertarik berkunjung ke Danau Toba.

“Kita belum bisa pastikan berapa banyak TOBAsmile diunduh, karena masih terus dilakukan pengembangan. Tentunya dengan kehadiran TOBAsmile, semakin banyak informasi yang didapat tentang Danau Toba,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata telah menetapkan 10 destinasi wisata unggulan, yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten,) Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Mandalika, (Lombok), Labuan Bajo (NTT), Pulau Morotai (Maluku Utara) dan Taman Nasional Wakatobi.

Tamplilan aplikasi TOBAsmile di PlayStore.

Tamplilan aplikasi TOBAsmile di PlayStore.

(rzd/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar