Tegur Pedagang, Sekuriti Perusahaan Bus Tewas Ditikam

Tegur Pedagang, Sekuriti Perusahaan Bus Tewas Ditikam

Korban yang tewas ditikam di pool bus ALS, Kamis (19/10)

(dgh/eal)

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:03

Analisadaily (Medan) - Seorang sekuriti perusahaan bus ALS, Andri Adnan (38), tewas ditikam, Kamis (19/10) pagi. Peristiwa pembunuhan itupun sempat menggegerkan warga setempat.

Informasi dihimpun Analisadaily.com, peristiwa bermula ketika korban mendapat perintah dari atasannya agar melarang pedagang kaki lima berjualan di depan pool bus ALS, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Kemudian korban yang tinggal di Jalan Pertahanan Dusun II Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, mengusir para pedagang tersebut. Namun ketika diusir, salah seorang pedagang tidak terima. Lantas terjadilah pertengkaran antara si pedagang perempuan itu dengan korban.

Merasa tak puas, pedagang itu mengadu kepada suaminya inisial HS, warga Jalan Bajak IV Lingkungan VII, Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Amplas.

"HS datang ke lokasi. Tanpa basa-basi HS langsung menikam korban dengan sebilah pisau kemudian pergi begitu saja," kata Kapolsek Patumbak, Kompol TD Yasir Ahmadi, melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Ainul Yaqin.

Lebih jauh Yaqin menjelaskan, korban yang jatuh bersimbah darah langsung dilarikan rekan-rekan kerjanya ke Rumah Sakit Mitra Sejati untuk mendapatkan pertolongan medis. Naas, korban meninggal dunia sesaat tiba di rumah sakit.

Personel Polsek Patumbak yang mendapat informasi langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

"Pelakunya sedang kami kejar. Sedangkan mayat korban sudah selesai diotopsi," pungkas Yaqin.

(dgh/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar