Tak Terima Dipisahkan Dengan Istri, Manantu Tikam Mertua

Tak Terima Dipisahkan Dengan Istri, Manantu Tikam Mertua

Pelaku penikaman sesaat setelah diamankan petugas

(jw/eal)

Kamis, 14 Maret 2019 | 21:56

Analisadaily (Medan) - Tidak terima dipisahkan dengan istrinya, seorang menantu nekat menikam mertuanya di Jalan Kartini, Kecamatan Medan Barat, Rabu (13/3) kemarin.

Dari informasi yang diperoleh Analisadaily.com, pelaku berinisial MRS (30) warga Lorong V Kecamatan Medan Barat, sehari-hari bekerja sebagai teknisi Air Conditioning (AC). Sementara korban yang merupakan mertuanya diketahui bernama Mawardi Lubis (50) warga Jalan Kartini, Kecamatan Medan Barat.

"Saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Herison Manullang, Kamis (14/3).

Herison menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal saat pelaku datang ke rumah korban dan melihat istrinya, Nurhayati. Kemudian pelaku memanggil istrinya.

"Namun istrinya lari dan berteriak memanggil ayahnya (korban). Tersangka langsung mendekati korban dan langsung bergumul. Saat itu tersangka mengambil pisau yang ada di pinggangnya dan langsung menikam leher korban berkali-kali," jelasnya

Melihat peristiwa tersebut, tetangga korban langsung melerai keduanya dan memberi bantuan untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Sementara warga yang melihat kejadian itu langsung memberi tahu kepada pihak kepolisian

"Petugas yang mendapat informasi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku tak jauh dari rumahnya," ujar Herison.

Di kantor polisi pelaku menyebut bahwa dirinya belum cerai dengan istrinya. "Kalau alasannya datang ke rumah mertuanya karena dia mengaku belum putus dengan sang istri. Padahal berdasarkan pengadilan mereka memang sudah putus, cerai. Dia ngaku belum terima surat putusan cerai itu," ungkap Herison.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau warna kuning yang digunakan pelaku untuk menikam korban.

"Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 351 KUHPidana tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," tukas Herison.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar