Tak Sesuai Target, Polisi Akan Selidiki PAD Pemko Medan

Tak Sesuai Target, Polisi Akan Selidiki PAD Pemko Medan

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto

(jw/eal)

Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:55

Analisadaily (Medan) - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto, akan menyelidiki penyelewengan pajak retribusi dari sejumlah pos pemasukan daerah khususnya Kota Medan yang dianggap rawan korupsi seperti parkir, pajak reklame, dan pajak IMB.

Menurutnya kerawanan ini kerap menyebabkan bocornya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

"Dari hasil analisis Polda Sumut, potensi PAD di tahun 2018 mencapai Rp 139 miliar. Namun per Oktober 2018 kita mencatat hanya Rp 8-9 miliar yang diterima," kata Agus, Sabtu (15/12)

Agus juga menjelaskan bahwa dari pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) target pemasukan pada 2018 sebesar Rp 147 miliar. Namun sampai November 2018 baru diterima Rp 23 miliar. Sementara sisanya ada sekitar Rp 124 miliar.

"Sementara untuk pajak reklame yang targetnya Rp 107 miliar sampai saat ini baru diterima hanya Rp 12 miliar. Dimana sisanya sekitar Rp 95 miliar. Padahal ini sudah di penghujung tahun," jelasnya.

"Kemudian untuk pajak parkir ditargetkan sebesar Rp 43,8 miliar yang baru diterima hanya Rp 16,8 miliar dan sisanya ada Rp 27 miliar. Nah banyaknya sisa dari target yang dicapai ini sudah tidak sesuai. Namun jika itu bisa diserap dengan baik, kan manfaatnya berdampak dengan masyarakat," ungkap Kapolda.

Agus menegaskan bahwa Polda Sumut sudah memberi peringatan tegas kepada Pemko Medan untuk melakukan program negara tersebut.

"Kita dorong dan desak Pemko Medan agar benar-benar melaksanakan tugas atau program negara itu," pungkasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar