Tak Laporkan Orang Asing, Hotel Dipidana

Tak Laporkan Orang Asing, Hotel Dipidana

Kepala Kantor Imigrasi, Lilik saat memberikan sosialisasi pelaporan orang asing, Kamis (26/5)

(ns/rts)

Kamis, 26 Mei 2016 | 10:41

Analisadaily (Medan) - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Medan, Lilik mengatakan pemilik penginapan, baik hotel, mess, kontrakan maupun rumah pribadi yang menginapkan warga negara asing (WNA) wajib melaporkannya ke Imigrasi.

Laporan itu bisa disampaikan secara online lewat Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang bisa diakses di www.imigrasi.go.id

"Sesuai Pasal 72 Ayat 2 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, maka instansi atau penginapan yang tidak melaporkan orang asing, bisa dipidana kurungan maksimal 3 bulan penjara dan denda Rp 25 juta," kata Lilik saat sosialisasi izin tinggal orang asing dan aplikasi pelaporan orang asing (APOA) yang digelar di Kantor Imigrasi Medan, Kamis (26/5).

Ia melanjutkan, saat ini sudah ada 29 hotel di Medan yang telah melaporkan keberadaan orang asing. Beberapa di antaranya Hotel Grand Aston, Aryaduta Hotel, Putra Mulia, Swisbell In, Hotel Santika, dan bahkan ada juga perorangan yang melaporkan keberadaan orang asing.

"Intinya tujuan kita membuat laporan ini agar kita mengetahui keberadaan orang asing tersebut dan apa saja yang mereka lakukan selama berada di daerah ini," ucapnya.

(ns/rts)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar