Tak Diberi Uang, Seorang Pengangguran Pecahkan Steling Warga

Tak Diberi Uang, Seorang Pengangguran Pecahkan Steling Warga

Pelaku sesaat setelah diamankan di Mapolsek Medan Area
 

(jw/eal)

Selasa, 26 Maret 2019 | 19:42

Analisadaily (Medan) - Seorang pria pengangguran terpaksa berurusan dengan petugas kepolisian setelah memecahkan steling milik warga di Jalan Seksama, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Senin (25/3) malam.

Motif pelaku memecahkan steling tersebut akibat tidak diberi uang oleh pemiliknya untuk membeli tuak.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu ALP Tambunan mengatakan, pelaku Ar (38), warga Jalan Seksama, Gang Buntu II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, menghancurkan steling dagangan milik Nasrul (23) menggunakan sebilah parang.

"Warga yang melaporkan aksi tersebut langsung ditanggapi oleh personel Reskrim Polsek Medan Area yang turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku," kata Tambunan, Selasa (26/3).

ALP Tambunan menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Senin (25/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban yang tinggal di Dusun I, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, itu sedang berjualan, tiba-tiba pelaku datang dan meminta uang kepadanya.

"Hei ces minta uang, mau minum tuak ini," kata Tambunan menirukan ucapan pelaku.

Korban yang mendengar permintaan pelaku tidak menurutinya karena saat itu korban belum mendapat uang. Kemudian pelaku pergi dari lokasi dagangan korban.

"Tidak lama setelah pergi, pelaku kembali sambil marah-marah dan hendak membacok korban pakai parang yang dibawanya. Beruntung korban berhasil melarikan diri," terang Tambunan.

Melihat korbannya lari, lantas pelaku memukuli steling korban dengan parang yang dibawanya. Warga yang melihat aksi brutal pelaku lantas menghubungi polisi. Tak lama berselang polisi datang dan langsung menangkap pelaku.

"Pelaku sudah kita amankan dan masih menjalani pemeriksaan. Akibat perbuatannya pelaku disangkakan dengan Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun 8 bulan penjara," tegas Tambunan.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar