Tak Dibelikan Sepeda Motor, Anak Aniaya Ayah Kandung

Tak Dibelikan Sepeda Motor, Anak Aniaya Ayah Kandung

Pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Kutalimbaru

(jw/eal)

Kamis, 16 Agustus 2018 | 21:42

Analisadaily (Deli Serdang) - Seorang pemuda tega menganiaya ayah kandungnya karena tidak dibelikan sepeda motor. Akibat perbuatannya, pemuda tersebut harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru mengamankan pemuda yang telah menganiaya orang tuanya sendiri. Pelaku berinisial ND (28) diamankan dari sebuah warung kopi di Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (14/8) malam.

Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu mengatakan, pemuda itu diamankan lantaran tega menganiaya ayah kandungnya, Ranjid Singh (56), pada bulan Juli 2018 lalu.

"Dia menganiaya bapak kandungnya menggunakan alat cakar rumput," kata Martualesi, Kamis (16/8).

Martualesi menjelaskan bahwa penganiayaan ini bermula saat pelaku mendatangi korban di rumah salah seorang saksi bernama Pito. Sambil marah-marah pelaku meminta agar korban membelikannya sepeda motor.

"Bahkan pelaku memaksa korban agar menjual tanah untuk membeli sepeda motor. Namun permintaan pelaku tidak ditanggapi oleh korban," jelasnya.

Karena tidak ditanggapi, pelaku emosi dan mengambil alat cakar rumput yang berada di dekatnya. Alat itu kemudian dilemparkan pelaku ke arah korban dan mengenai paha kiri korban hingga menimbulkan luka.

"Ayah pelaku langsung melapor ke polisi. Namun sejak saat itu pelaku tidak kembali ke rumah.  Kita pun melakukan penyelidikan," ujar Martualesi.

Lebih lanjut, Martualesi mengungkapkan bahwa pada hari Selasa (14/8), Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Iptu Amir Sitepu, mendapat informasi dari warga bahwa tersangka sedang berada di warung kopi di Desa Namo Rube Julu. Selanjutnya tim Pegasus langsung menuju ke lokasi sesuai informasi masyarakat.

"Dia kita amankan tanpa perlawanan. Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Polsek Kutalimbaru guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar