Tak Berizin, Jurnalis asal Australia Dideportasi Malam ini

Eksekusi Mati Gembong Narkoba

Jumat, 27 Februari 2015 | 16:08

detikNews - Cilacap, Kantor Imigrasi Cilacap mendapati seorang jurnalis asing yang tidak dilengkapi visa kunjungan jurnalistik melakukan peliputan terkait rencana eksekusi terpidana mati di Pulau Nuskambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Deportasi pun dilakukan.

"Semula diperoleh informasi, di seputar Nusakambangan ada wartawan asing yang infonya melakukan peliputan. Setelah diselidiki ternyata ada di hotel dan sedang melakukan kegiatan sebagai jurnalis," kata Aditya Perdana, Kepala Sub Seksi Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Cilacap, saat dihubungi Jumat (27/2/2015).

Menurut Aditya, saat diperiksa Kamis (26/2), ternyata jurnalis asing tersebut tidak memiliki izin yang sah untuk melakukan kegiatan jurnalistiknya di Indonesia.

"Dia tidak bisa menunjukkan izinnya saat petugas meminta," jelasnya.

Dia mengungkapkan setelah melalui pemerksaan tersebut, jurnalis asing tersebut kemudian dibawa ke Jakarta untuk kembali diperiksa.

Saat disinggung apakah jurnalis tersebut sudah dideportasi, Aditya menjelaskan dirinya saat ini sedang dinas keluar kota dan untuk lebih jelasnya dapat menghubungi imigrasi pusat.

Dari penelusuran di www.imigrasi.go.id didapatkan keterangan Imigrasi Cilacap memulangkan jurnalis perempuan asal Australia dari surat kabar Daily Mail, Candace Joy Sutton, karena tidak melengkapi surat resmi berupa visa kunjungan jurnalistik. Candace Joy Sutton hanya menggunakan visa kunjungan saat kedatangan dan terbukti menyalahi izin keimigrasian.

Candace rencananya akan dideportasi ke negaranya hari ini, melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan pesawat Qantas ETD penerbangan pukul 22.30 WIB tujuan Jakarta - Sydney. (arb)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar