Tabligh Akbar Perkuat Keimanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Perkuat Keimanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar di Aek Lapan Kelurahan Sipolupolu, Desa Purba Baru, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina

(rzp/eal)

Rabu, 24 Januari 2018 | 17:48

Analisadaily (Madina) - Sebanyak 5.000 warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) larut dalam kekhusyukan Tabligh Akbar di Aek Lapan Kelurahan Sipolupolu, Desa Purba Baru, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina.

Tabligh akbar yang dihadiri bakal calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah dan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, diisi tausyiah ulama dari Mekkah, Arab Saudi, Syekh Dr Muhammad Ismail Zain Al Makky.

Tabligh Akbar bertema "Mandailing Temu Berkah" ini sendiri digelar oleh Alumni Timur Tengah (Mekkah-Madinah) asal Madina.

Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution mengatakan, saat ini ada 22 pesantren di Madina. Hal ini menunjukkan Madina adalah daerah yang dibangun dengan kekuatan umat Islam.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kita patut bangga, ada ulama dari Mekkah yang memberikan tausyiahnya di Madina," kata Dahlan, Rabu (24/1).

Dahlan mengatakan, Kabupaten Madina terus melakukan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. "Dengan kegiatan ini, saya mengajak semua mempekuat ibadah dan keimanan," ucapnya.

Tampak hadir juga ulama Pengasuh Ponpes Mustafawiyah Purba Baru, Syekh Bakri Nasution dan Kapolres Madina, AKBP Sonny Mallay.

Dalam tausyiahnya, Syekh Muhammad Ismail Zein, menyambut baik kehadiran bakal calon Wagubsu, Musa Rajekshah, dalam majelis tersebut. Dia mengatakan, pendidikan generasi muda Islam adalah hal yang penting.

"Kehadiran lulusan Mekkah-Madinah di sini merupakan kebaikan yang harus terus diperkuat. Kerjasama di bidang pendidikan adalah salah satunya," sebutnya.

Syekh Ismail mengaku bangga bisa berkunjung ke Madina, dan mengunjungi Pesantren Mustafawiyah Purba Baru yang merupakan pesantren terbesar di Sumut.

"Kita tahu, daerah ini, Sumatera Utara, pernah melahirkan ulama-ulama besar dunia. Saya sangat senang bisa bertemu di sini," ungkapnya.

Syekh Ismail menambahkan, di era saat ini, perkembangan teknologi komunikasi membuat informasi yang beredar cukup banyak. Dia pun menyebut saat ini, banyak hoax (cerita bohong/palsu) bertebaran.

"Di sinilah peran ulama, pemimpin diperlukan, untuk meluruskan informasi. Selain itu, umat Islam juga harus selalu memperkuat kesatuan agar pembangunan daerah bisa dilakukan secara maksimal," ucapnya.

Musa

Musa Rajekshah bersalaman dengan Syekh Muhammad Ismail Zein

Sementara Musa Rajekshah, mengaku senang bisa hadir dalam tabligh akbar bersama ribuan warga Mandailing Natal. "Saya percaya tabligh akbar seperti ini akan menambah kuat keimanan kita pada Allah SWT," ungkapnya.

Di sisi lain, Ijeck, sapaan akrabnya, menyebut, persatuan umat juga akan semakin terjaga. Karena dengan tabligh akbar ini, ribuan umat Islam bisa bertemu, berkumpul dan bersilaturahim di satu tempat.

"Saya meyakini persatuan umat juga akan semakin kuat. Membangun Sumut yang bermartabat pasti membutuhkan persatuan umat itu," bebernya.

(rzp/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar