Tabligh Akbar di Sibolga, UAS: 10 Muharram Momentum Tepat Berhijrah

Tabligh Akbar di Sibolga, UAS: 10 Muharram Momentum Tepat Berhijrah

UAS dalam Tabligh Akbar di Sibolga (Ist)

(rel/rzd)

Rabu, 11 September 2019 | 11:29

Analisadaily (Sibolga) - Ribuan masyarakat menyambut kedatangan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah dan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Agung Sibolga, Selasa (10/9), dalam rangka  menghadiri Tabligh Akbar memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 H.

Dalam sambutannya, Wagub mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena dipertemukan lagi dengan masyarakat Sibolga. Karena awalnya tidak ada jadwal untuk kunjungan ke Sibolga.

"Bersyukur bisa sampai Sibolga. Alhamdulilah karena Allah mengizinkan, diringankan langkah kami, disehatkan kita semua. Sebenarnya Ustaz Abdul Somad tidak ada jadwal mampir ke sini. Awalnya masyarakat di Madina mengundang saya dan UAS dalam perayaan Muharram. Saya sampaikan ke UAS, Alhamdulilah bisa. Namun dalam perjalanan, sampai undangan dari Sibolga ke saya. Langsung saya komunikasikan dengan Ustaz Somad, apakah bisa. Dan Alhamdulilah, kini saya dan Ustaz Somad hadir di hadapan masyarakat Sibolga," ujar Musa Rajekshah.

Karena itu, Musa Rajekshah mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, termasuk memperkuat tali silaturahmi.

"Semoga silaturahmi ini bisa dijaga dengan baik, kita jaga ukhuwah Islamiyah, kita tunjukan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin," ujarnya.

Dalam tausiyahnya Ustaz Abdul Somad menyampaikan keutamaan bulan Muharram, di antaranya puasa Asyura pada 10 Muharram.

"Siapa yang puasa sunah Asyura, diampunkan dosanya setahun yang lalu," ucap UAS.

Selain itu, kata UAS, momemtum 10 Muharram ini, juga harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk hijrah, yakni meninggalkan hal-hal buruk dan mulai menuji kebaikan.

"Hari ini, bertepatan 10 Muharram, ini momen hijrah, pindahnya Nabi Musa dari Mesir ke Palestina melewati Laut Merah, momen hijrah dari kejamnya Firaun, menuju bebasnya Palestina. Inilah momennya, momen hijrah. Yang riba berhenti, layaknya hijrahnya Nabi Musa," jelas UAS.

Dikatakan UAS, momen 10 Muharram menjadi momentum yang tepat berubah menjadi lebih baik. Yang sebelumnya tidak salat, sebelumnya tidak taat perintah Allah, sebelumnya melakukan dosa, tidak sedekah, ini saatnya hijrah.

Sesudah hijrah, UAS berpesan, agar jangan menyombongkan diri.

"Jangan sombong. Bagi yang sudah dengar ceramah, jangan sombong. Yang sudah hijrah, jangan sombong, karena kita sama sama mengharap rahmat Allah," tegas UAS.

Kepada masyarakat Sibolga, UAS juga berpesan, agar terus beribadah kepada Allah SWT hingga akhir hayat.

"Kapan batas beribadah? Adalah sampai mati," ujar UAS.

Di ujung ceramahnya, UAS kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan.

"Jaga persatuan, sesama Islam disatukan oleh La Ilaha illallah Muhammad Rasulullah. Saudara sesama tanah air, disatukan Pancasila dan NKRI," ujar UAS.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar